PPKM Darurat Jawa Bali, Mendagri: Kita Akan Melakukan Serius 3 Minggu Ini

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan sudah melakukan beberapa strategi dengan para Gubernur, Forkopimda, serta TNI-Polri untuk penerapan PPKM Darurat yang akan dilaksanakan di Pulau Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Nantinya aturan itu akan kembali dievaluasi setelah tiga minggu PPKM Darurat sudah berlangsung.

"Kita akan melakukan serius 3 minggu ini. Saya kira akan dievaluasi, tapi lebih baik kita bersakit-sakit 3 minggu daripada kita berlandai-landai 3 minggu dan kemudian kasusnya (covid-19) tidak turun akan terjadi lagi nanti terpasa diperpajang lagi," kata Tito dalam konferensi pers, Kamis (1/7/2021)

Sebab itu PPKM Darurat harus dilakukan. Jika tidak kasus akan meningkat dan kontraksi ekonomi akan terasa.

"Kontraksi ekonomi akan makin terasa. Karena itu tiga minggu ini akan tegas dengan segala kolaborasi kekompakan Forkopimda, termasuk dengan pengecekan di lapangan," bebernya.

Tetapkan PPKM Darurat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021. Hal tersebut seiring dengan perkembangan kasus yang meninggkat serta bertambahnya varian baru dibanyak negara.

"Saya memutuskan untuk membelakuan 3Juli-20Juli khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7).

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel