PPKM Darurat, Kapasitas Penumpang Transportasi Umum Dibatasi Maksimal 70 Persen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akhirnya mengambil kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Kebijakan itu berlaku mulai dari 3-20 Juli 2021. Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, selama PPKM Darurat kapasitas penumpang transportasi umum dibatasi maksimal 70 persen.

"Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen," kata Luhut dalam siaran pers daring yang dibacakan, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, Luhut juga mewanti-wanti agar penerapan protokol kesehatan selama PPKM Darurat bisa lebih ketat diberlakukan.

"Penerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," tegas dia.

Tunjukkan Kartu Vaksin

Selain pengguna transportasi umum, Luhut juga memberlakukan kebijakan ketat untuk perjalanan domestik moda transportasi jarak jauh (pesawat, bis dan kereta api). Kebijakan tersebut mewajibkan para penumpang menunjukkan kartu vaksin.

Menurut Luhut, syarat vaksin tersebut minimal vaksin dosis pertama. Selain vaksin, pemerintah juga mewajibakan tes PCR H-2 untuk moda transportasi pesawat serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel