PPKM Darurat, Polda Banten Tutup Pintu Masuk Wilayah Perbatasan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto mengatakan, pihaknya menutup pintu masuk perbatasan yang ada di wilayahnya, selama pemberlakuan PPKM Darurat.

Adapun ini sudah dilakukan pada Sabtu (3/7/2021) pukul 00 WIB.

"Mulai malam ini pukul 00.00 WIB, seluruh pintu masuk wilayah perbatasan daerah hukum Polda Banten ditutup, diperketat, untuk membatasi mobilitas warga, perbatasan antar kabupaten kota juga diperketat," kata Rudy dalam keterangannya, Jumat (2/7/2021).

Dia juga menuturkan, selama PPKM Darurat, masyarakat diimbau beraktivitas di dalam rumah. Jangan keluar jika tidak ada keperluan yang mendesak.

"Tidak boleh ada satu pun yang melakukan mobilitas di luar dari pada kegiatan yang esensial dan kritikal," terangnya.

Berdasarkan data dari Polda Banten, yang masuk ke dalam wilayah hukumnya, hanya Kota Serang yang masuk ke dalam level 4 PPKM Darurat.

Kemudian yang berada di level 3, ada Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Lebak. Selanjutnya di level 2, ada Kabupaten Pandeglang. Sedangkan wilayah Tangsel dan Kota Tangerang, masuk ke wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dijaga Ketat

PPKM Darurat ini akan dijaga ketat oleh kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah. Di kawasan Puspem Tangerang mulai pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Kemudian di Kabupaten Lebak berada di sekitar Alun-alun Rangkasbitung, mulai pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB.

"Juga akan dilakukan pembatasan dan pengendalian mobilitas pada 18 titik, serta pembatasan dan penyekatan mobilitas pada dua titik di wilayah hukum Polda Banten," kata Rudy.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel