PPKM di Tulungagung Masih Bertengger di Level 3

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tulungagung - Untuk menggenjot capaian vaksinasi di Kabupaten Tulungagung yang masih di bawah 40 persen bagi lansia, pemerintah setempat melibatkan tiga unsur yakni pemerintah daerah, kepolisian dan TNI.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menjelaskan, bahwa capaian vaksinasi lansia di bawah 40 persen itu membuat Tulungagung masih di PPKM level 3.

"Pengumpulan ini bertujuan mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi lansia di Tulungagung, yang sejak dua bulan terakhir masih bertengger di PPKM level 3," kata Maryoto saat rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) se-Kabupaten Tulungagung, Rabu (17/11/2021), dilansir dari Antara.

Rakor tiga pilar itu melibatkan seluruh camat serta jajaran kapolsek dan danramil yang ada di 19 kecamatan di Tulungagung.

Dalam paparannya di hadapan para camat, kapolsek, dan danramil, Maryoto meminta adanya sinergi yang erat dalam upaya menyukseskan program vaksinasi. Arahan yang sama disampaikan Dandim Yoki Malinton maupun Kapolres Handono Subiakto.

Keduanya memerintahkan jajarannya untuk terjun dan terlibat langsung dalam gerakan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Target 40 Persen

Sejauh ini, ganjalan Tulungagung untuk menuju PPKM level 2 adalah capaian vaksinasi lansia yang masih di bawah 40 persen. "Vaksinasi terhadap lansia ini masih kurang, ini harus kita kejar," kata Maryoto.

Menurut dia, secara manual, capaian vaksinasi lansia di Tulungagung sudah mencapai 46 persen dari sasaran sekitar 133 ribu orang.

Namun, data di pusat yang dikelola KCPEN, capaian vaksinasi lansia Tulungagung di kisaran 39,67 persen. Oleh karena itu, Satgas COVID-19 Tulungagungh menargetkan dalam tiga hari ke depan capaian vaksinasi sudah tercapai.

"Setiap kecamatan harus 100 (lansia, red.) setiap hari," katanya.

Untuk menarik minat lansia ikuti vaksinasi, pihaknya telah melakukan beberapa upaya, termasuk membagikan telur pada lansia yang ikut vaksinasi.

Cara ini tak lagi digunakan, namun akan diganti dengan sosialisasi secara gencar pada masyarakat. Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Kasil Rokhmat menilai kenaikan capaian vaksinasi lansia dalam empat hari terakhir lambat, tidak sampai 0,2 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel