PPKM Dicabut, Jokowi Minta Tetap Pakai Masker di Keramaian dan Ruang Tertutup

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk tetap memakai masker pada saat di keramaian dan ruang tertutup meksi PPKM dicabut. Kesadaran masyarakat untuk vaksinasi juga perlu ditingkatkan.

"Pemakaian masker keramaian dan ruang tertutup harus tetap dilanjutkan, kesadaran vaksinasi harus terus digalakkan karena ini akan membantu meningkatkan imunitas," kata Jokowi saat jumpa pers di Istana Negara, Jumat (30/12).

Kepala negara mengimbau warga untuk tetap hati-hati dan waspada meningkatkan kesadaran dalam menghadapi risiko virus corona.

"Jadi tidak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat, namun demikian saya minta kepada seluruh masyarakat dan komponen bangsa untuk tetap hati-hati dan waspada pertama masyarakat harus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi dari risiko covid," tuturnya.

Jokowi berpesan, masyarakat harus makin mandiri dalam mencegah penularan, mendeteksi gejala dan mencari pengobatan. Selain itu, aparat dan lembaga pemerintah tetap harus siaga fasilitas kesehatan di semua wilayah.

"Harus siap siaga dengan fasilitas dan tenaga kesehatan pastikan mekanisme vaksinasi di lapangan tetap berjalan," ucap Jokowi.

Lebih lanjut, kata Jokowi, bila dilihat dalam beberapa bulan terakhir, pandemi covid-19 di RI semakin terkendali per 27 Desember 2022. Yaitu 1,7 kasus per satu juta penduduk, positivity rate mingguan 3,35%, tingkat perawatan rumah sakit atau BOR berada di angka 4,7 9%, dan kematian di angka 2,39%.

"Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO dan seluruh kabupaten kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM level 1 di mana pembatasan kerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut," pungkasnya. [eko]