PPKM Diperpanjang hingga 18 Oktober 2021, Kota Blitar Uji Coba New Normal

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memperpanjang PPKM Level selama dua minggu ke depan atau hingga 18 Oktober 2021. Sebagian kabupaten dan kota dalam perpanjangan PPKM ini berada di level dua dan tiga. Sementara itu, Kota Blitar yang berada di Level 1 PPKM akan mulai uji coba new normal.

“Pemerintah akan melakukan uji coba pemberlakuan PPKM Level 1 (New Normal) untuk Kota Blitar. Implementasi uji coba PPKM Level 1 diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen dan dosis 1 lansia sebesar 60 persen,” tutur Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi Pers PPKM, Senin (4/10/2021).

Ia menyebut penerapan PPKM Level 1 ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal. Guna mengimbangi hal tersebut, akan ada peningkatan tindakan surveillance, testing dan tracing, serta peningkatan pemantauan disiplin protokol kesehatan.

“Kami dan Menkes akan menurunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan PPKM Level 1 di Kota Blitar, sehingga nanti akan menjadi role model buat kota/kab lain,” tutur Menko Luhut.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pengawasan ketat seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat di Kota Blitar. Tujuannya agar segera merespons keadaan darurat yang mungkin datang secara tiba-tiba ditengah uji coba.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Diperpanjang

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam pengumuman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Senin (23/8/2021).

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut PPKM Level di Jawa-Bali dilanjutkan selama dua minggu kedepan. Tingkat vaksinasi, khususnya pada lansia akan jadi indikator penurunan maupun peningkatan level PPKM.

Menko Luhut menyebut masih ada 20 kabupaten/kota yang bertahan di PPKM Level 2, dan di Level 3 bertambah dari 84 kabupaten kota menjadi 107 kabupaten kota.

Alasannya karena sejumlah kabupaten/kota yang sebelumnya di level dua belum mampu mencapai target vaksinasi sebagai syarat tetap berada di PPKM Level 2.

“Syarat minimum cakupan vaksinasi lansia untuk penurunan level PPKM dari 3 ke 2 dan 2 ke 1 yang diberlakukan sejak 13 September 2021 mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi lansia di jawa bali secara signifikan,” kata Luhut.

Saat ini tingkat vaksinasi dosis 1 untuk Jawa Bali sudah mencapai 37 persen per 30 Sept 2021, naik hampir 5 persen dari 13 September 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel