PPKM Diperpanjang, Masyarakat Diminta Tetap Optimis dan Waspada

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), baik di Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali. Perpanjangan PPKM ini berlaku selama sepekan ke depan di Jawa-Bali dan dua pekan ke depan untuk di luar area Jawa-Bali.

Adanya perpanjangan PPKM, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate meminta masyarakat tetap optimis dan waspada. Terlebih lagi Pemerintah mulai membuka sejumlah aktivitas kegiatan di beberapa kota besar sejak pekan lalu.

“Tetap optimis, namun juga tetap waspada. Dalam mengendalikan pandemi COVID-19 ini dibutuhkan kesabaran, kekompakan, kedisiplinan, kerja keras, dan doa kita sebagai satu bangsa. Semoga kita segera merdeka dari pandemi,” ucap Plate melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, Selasa (24/8/2021).

Sejumlah daerah PPKM Level 4 diizinkan membuka kegiatan di pasar rakyat yang menjual non kebutuhan sehari-hari, pusat perbelanjaan atau mal, dan aktivitas makan di tempat dengan beberapa ketentuan.

Tempat ibadah juga telah dibuka untuk kegiatan ibadah dengan pembatasan kapasitas. Selain itu, daerah PPKM Level 3 dan 2 sudah diizinkan membuka sekolah untuk kegiatan belajar tatap muka.

“Dalam penerapan pembukaan aktivitas dan penyesuaian yang ada, kami terus mengharapkan kerja sama baik dari setiap pihak. Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, terutama pemakaian masker. Percepatan dan perluasan vaksinasi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat," lanjut Plate.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Kebijakan PPKM Terus Dilakukan, Hasil Evaluasi Baik

Pengunjung melihat-lihat di salah satu pertokoan kawasan Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Pemerintah resmi menanggung PPN 10 persen atas sewa toko atau gerai para pedagang eceran (sewa toko bebas PPN) untuk mendorong dunia usaha bertahan dari krisis pandemi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pengunjung melihat-lihat di salah satu pertokoan kawasan Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Pemerintah resmi menanggung PPN 10 persen atas sewa toko atau gerai para pedagang eceran (sewa toko bebas PPN) untuk mendorong dunia usaha bertahan dari krisis pandemi. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Johnny G. Plate juga mengingatkan, pandemi COVID-19 belum usai. Bahkan beberapa negara sedang mengalami gelombang ketiga dengan penambahan kasus yang signifikan.

Selama pandemi COVID-19 masih ada di Tanah Air, Pemerintah akan terus menerapkan kebijakan PPKM sebagai instrumen untuk mengatur kegiatan masyarakat.

“Patut kita garis bawahi, bahwa penerapan PPKM selama ini menghasilkan dampak perbaikan dalam pengendalian pandemi. Ini patut kita syukuri dan Pemerintah sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam mematuhi peraturan,” ujar Plate.

Dibandingkan titik puncak kasus COVID-19 pada 15 Juli 2021, kasus konfirmasi positif COVID-19 saat ini sudah turun sebesar 78 persen. Angka kesembuhan meningkat secara konsisten, lebih tinggi dibanding penambahan kasus konfirmasi positif selama beberapa minggu terakhir.

Pencapaian di atas berkontribusi terhadap penurunan keterisian tempat tidur COVID-19 nasional, yang saat ini berada di angka 33 persen.

Infografis PPKM Diperpanjang, Perbedaan Level 3-4 di Luar Jawa-Bali

Infografis PPKM Diperpanjang, Perbedaan Level 3-4 di Luar Jawa-Bali. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis PPKM Diperpanjang, Perbedaan Level 3-4 di Luar Jawa-Bali. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel