PPKM Diperpanjang Terus, Kapan Berakhir?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah pada Senin, 13 September 2021 kembali mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 20 September 2021. Banyak masyarakat yang bertanya-tanya kapan PPKM akan berakhir alias tidak diperpanjang.

Terkait hal itu, Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa PPKM bakal terus diperpanjang sampai kasus COVID-19 terkendali.

"Presiden (Joko Widodo) sudah memberi arahan kepada kami tidak akan mengakhiri PPKM ini sampai betul-betul COVID-19 ini terkendali," kata Luhut dalam konferensi pers pada Senin, 13 September 2021.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa PPKM adalah alat penting untuk memonitor keadaan Indonesia di masa pandemi.

"Kalau dilepas, tidak dikendalikan terus bisa ada gelombang (COVID-19) berikutnya," katanya.

Aturan Terus Berubah

Dalam kesempatan ini Luhut juga mengatakan bahwa kebijakan PPKM memang sering diubah tergantung evaluasi penanganan kasus di tempat itu.

"Mungkin ini sering dibaca sebagai kebijakan yang berubah-ubah, atau sering disebut sebagai kebijakan tidak konsisten. Justru, itulah yang harus kita lakukan untuk menemukan kombinasi terbaik antara kepentingan kesehatan dan ekonomi," kata Luhut.

Selain itu, virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 juga terus bermutasi maka penanganan yang dilakukan juga harus sesuai dengan perubahan yang terjadi.

"Kita membaca bagaimana sifat varian Delta ini, dan kita lakukan perubahan strategi kita untuk menghadapi itu. Dan, mungkin itu sebabnya salah satu kenapa kita cepat buat perbaikan di Indonesia," katanya.

Infografis Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4.

Infografis Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel