PPKM Kota Semarang Turun ke Level 2, Tracing dan Testing Masih Jadi PR Besar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Semarang - Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Semarang turun dari level 3 ke level 2. Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Rabu (1/9/2021).

"Kami sampaikan terima kasih kepada warga Kota Semarang yang sudah sekian lama berdisiplin dengan aturan yang sudah ditetapkan," katanya dikutip Antara.

Indikator yag dipakai Pemda Semarang terkait penurunan level PPKM itu antara lain, pertumbuhan pasien, jumlah pasien yang masih dirawat dan meninggal dunia, serta rata-rata keterisian tempat tidur di rumah sakit, semuanya mengalami penurunan.

Sedangkan tingkat pengetesan (testing) dan penelusuran kontak erat penderita (tracing) Covid-19, yang masih di bawah rata-rata angka yang ditetapkan pemerintah menjadi salah satu penyebab status PPKM Kota Semarang gagal turun ke level 1.

Hendrar menyebut masih ada upaya yang harus dilakukan, yakni meningkatkan testing dan tracing, serta menurunkan positivity rate.

Ia menjelaskan ringkat positivity rate Kota Semarang masih di angka 12,2 persen, di atas rata-rata yang ditetapkan pemerintah sebesar 5 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jangan Lengah

Sementara angka tracing harus lebih dari 14 persen, di mana Kota Semarang masih berada pada angka 2,4 persen per 100 ribu penduduk. Kendalanya adalah keterbatasan petugas yang tidak sebading dengan jumlah penduduk Kota Semarang. Dirinya pun tengah mengupayakan penambahan jumlah petugas dari TNI/Polri untuk meningkatkan testing dan tracing.

Di tengah situasi yang kian membaik, Hendrar mewanti-wanti warga yang terpapar Covid-19 untuk jujur dan memberikan informasi kontak erat kepada petugas kesehatan.

"Ingat, Covid belum selesai. Tetap lakukan hal-hal yang sifatnya mampu mengatasinya," katanya.

Tercatat, hingga Selasa (31/8/2021) pukul 17.00 WIB, masih ada 132 pasien positif Covid-19 yang dirawat. Sementara jumlah pasien yang meninggal tercatat sebanyak 6,293 orang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel