PPKM Level 3 di Depok, Ratusan SMK Siap Melakukan PTM Terbatas

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kota Depok telah memasuki level 3 atau zona resiko sedang. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri wilayah Jabodetabek telah memasuki PPKM Level tiga dan dapat melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, salah satunya di Kota Depok.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat, I Made Supriatna mengatakan, sejumlah sekolah di Kota Depok telah siap melaksanakan PTM terbatas. Hal itu dapat dilihat dari sarana, prasarana, dan sumber daya manusia.

“Jumlah sekolah yang siap melakukan PTM yakni 133 SMK dan 56 SMA,” ujar Supriatna, Selasa (13/8/2021).

Supriatna menjelaskan, kesiapan lainnya untuk melakukan PTM yakni dari capaian vaksinasi di Kota Depok. Capaian vaksinasi pelajar di Kota Depok telah mencapai 60 persen dan akan terus dilakukan upaya vaksinasi.

“Sebelum melakukan PTM terbatas, siswa harus diberikan vaksinasi terlebih dahulu,” terang Supriatna.

Supriatna mengungkapkan, untuk memenuhi capaian target mencapai 100 persen, pihaknya akan berkoordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Kota Depok. Nantinya akan dilakukan berbagai upaya untuk mengejar capaian target 100 persen.

“Kita akan memenuhi sisa target 40 persen bersama MKKS,” ucap Supriatna.

Selain itu, lanjut Supriatna, untuk mencegah penularan COVID-19 kepada siswa, pihaknya akan melakukan kampanye protokol kesehatan. KCD Pendidikan Wilayah II Jawa Barat akan melakukan sosialisasi protokol kepada masyarakat.

“Kami juga bakal menyebarkan informasi kepada masyarakat di beberapa wilayah untuk menjaga protokol kesehatan,” ungkap Supriatna.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

PTM Terbatas Dimulai Oktober

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada guru di dalam ruang kelas SDIT Al Muhajirin, Depok, Selasa (18/5/2021). Sebanyak 2.000 guru di wilayah Depok divaksinasi dalam rangka persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru Juli mendatang. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada guru di dalam ruang kelas SDIT Al Muhajirin, Depok, Selasa (18/5/2021). Sebanyak 2.000 guru di wilayah Depok divaksinasi dalam rangka persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru Juli mendatang. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok akan melaksanakan PTM terbatas dilaksanakan pada Oktober mendatang. Ketentuan tersebut akan dituangkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal).

"PTM bakal dimulai Oktober mendatang. Pedoman terkait hal ini akan dituangkan pada Perwal, namun kami masih membahas lagi dengan bagian hukum bersama pihak terkait," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

Thamrin mengatakan, Disdik Kota Depok sedang melakukan pengecekan ulang terkait prasarana protokol kesehatan di setiap sekolah, salah satunya kerjasama sekolah dengan Puskesmas.

"Hingga 10 September akan ada pengecekan terkait persiapan sekolah. Mulai dari tempat cuci tangan, toilet sekolah, hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan masker cadangan," ungkap Thamrin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel