PPKM Level 4 Diperpanjang, Mal di Kabupaten Tangerang Boleh Beroperasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, hingga 23 Agustus 2021. Namun, dalam penerapan kali ini, ada peraturan yang mulai dilonggarkan.

Salah satunya pusat perbelanjaan atau mal hingga rumah ibadah di Kabupaten Tangerang kembali diperbolehkan beroperasi.

"Kita ikuti instruksi pusat untuk kembali memperpanjang PPKM di level 4. Tapi sekarang, ada sejumlah aturan yang akan diubah, seperti mal dan rumah ibadah yang sudah boleh beroperasi kembali. Tapi dengan sejumlah batasan," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, usai memimpin Upacara Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (17/8/2021).

Batasan tersebut berupa kapasitas yang hanya boleh 25 hingga 50 persen dari kapasitas normal. Lalu, adanya penerapan wajib vaksin bagi setiap pengunjung mal atau pusat perbelanjaan.

"Untuk rumah ibadah, kapasitas dibatasi 50 persen. Lalu, kalau mal sekitar 25 persen, dengan wajib vaksin. Dimana nantinya setiap pengunjung harus menunjukkan surat vaksin minimal dosis satu, dan untuk yang mal ini akan kita rapatkan dengan pengelolanya lebih lanjut," ujarnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Tangerang Masuk Zona Oranye

Sementara, di Hari Kemerdekaan ini, Bupati Zaki menyebut, bila status penyebaran Covid-19 Kabupaten Tangerang telah menurun dari zona merah ke zona oranye.

"Kita masuk zona oranye, tapi masih tetap terapkan PPKM level 4, karena angka kasusnya masih cukup tinggi kisaran 90 kasus per hari. Dan dengan ini, kami harap masyarakat bisa memahami dan mengikuti instruksi yang ditetapkan pemerintah untuk menurunkan angka Covid-19," ungkapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel