PPKM Makin Longgar, Pengunjung Mal Merangkak Naik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) melaporkan, jumlah pengunjung mal dalam satu pekan terakhir selama masa perpanjangan PPKM perlahan merangkak naik di kisaran 35 persen.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, kunjungan mal terbanyak selama masa PPKM ini terjadi pada malam hari.

"Puncak kunjungan (peak hour) di pusat perbelanjaan dan mal adalah malam hari," ujar Alphon kepada Liputan6.com, Selasa (14/9/2021).

Alphon menyampaikan, puncak kunjungan mal di malam hari tersebut didominasi oleh anak muda. Bukan oleh para pekerja yang kebanyakan masih menerapkan sistem kerja di rumah (WFO) selama PPKM.

"Saat ini perkantoran non-esensial masih belum diperbolehkan WFO 100 persen. Kebanyakan kaum muda," sebut dia.

Di lain sisi, pemerintah pun kini telah mengizinkan bioskop mulai beroperasi pada saat masa perpanjangan PPKM satu pekan ke depan. Namun dengan kapasitas terbatas maksimal 50 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dongkrak Pengunjung

Para penonton menyaksikan film di Studio 1 CGV Blitz Bella Terra, Pulomas, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Harga sewa studio bioskop yang ditawarkan CGV Indonesia bervariasi sesuai dengan kapasitas studio. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Para penonton menyaksikan film di Studio 1 CGV Blitz Bella Terra, Pulomas, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Harga sewa studio bioskop yang ditawarkan CGV Indonesia bervariasi sesuai dengan kapasitas studio. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menurut perkiraan Alphon, dibukanya kembali bioskop akan turut mendongkrak angka pengunjung mal. Meskipun masih belum terlalu banyak, atau kurang dari 10 persen total kapasitas mal.

"Dengan diperbolehkannya bioskop untuk beroperasi kembali maka tentunya diharapkan dapat menaikkan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan dan mal. Meskipun tidak akan signifikan,diperkirakan kurang dari 10 persen, karena bioskop masih beroperasi secara terbatas," tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel