PPP: Bagikan Hewan Kurban, Bisa Bantu Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, kurban di masa pandemi Covid-19 ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang belum stabil.

Hal ini disampaikannya usai menyerahkan hewan kurban di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2021).

"Hewan-hewan kurban yang dibagikan PPP pada khususnya dan yang dibagilah oleh semua orang yang berkurban pada umumnya bisa meringankan beban masyarakat terdampak Covid 19," kata Arwani dalam keterangannya.

Menurut Arwani, di hari Idul Adha ini, PPP sedikitnya menyalurkan 223 sapi dan 41 kambing yang merupakan sumbangan dari 19 anggota Fraksi PPP DPR RI dan DPP PPP.

Hewan-hewan kurban tersebut ada yang disalurkan melalui Ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah, pesantren, hingga diberikan langsung ke sejumlah tokoh masyarakat.

Diketahui, di hari yang sama Arwani yang didampingi Sekretaris Majelis Syariah PPP Choirul Sholeh Rasyid, Ketua DPP PPP Fitri Gayo dan Ketua PP GPK Aftoni juga mengantarkan hewan kurban ke Yayasan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah Jagakarsa, Jakarta Selatan pimpinan KH Said Aqil Siraj.

"Pada hari raya kurban 1442 H ini, DPP PPP menyalurkan hewan-hewan kurban melalui organisasi Islam, pondok pesantren dan tokoh-tokoh masyarakat. Selain itu kami malekukan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) yang disalurkan langsung oleh DPP PPP," kata dia.

Sengaja

Arwani menyebutkan bahwa DPP PPP sengaja menggandeng ormas Islam, pesantren, dan tokoh masyarakat agar pembagian hewan kurban tidak terfokus pada satu tempat penyaluran.

Apalagi di masa pandemi Covid 19 ini, PPP sengaja menghindari terjadinya terumunan yang bisa menjadi penyebab munculnya penyebaran virus.

Hewan-hewan kurban tersebut bukan hanya terpusat di Jakarta, namun di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di daerah pemilihan anggota Fraksi PPP DPR RI. Pada Idul Adha kali ini, selain pembagian daging kurban, PPP juga membagikan sembako dan vitamin.

"Tahun ini, Indonesia dan seluruh umat Islam di Indonesia sedang prihatin dengan masih besarnya penyebaran virus Corona. Namun penyebaran virus ini tidak mengendorkan upaya kami untuk terus berkurban dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel