PPP enggan komentari pengusungan Rhoma Irama oleh PKB

MERDEKA.COM, Partai Perstauan Pembangunan (PPP) enggan menanggapi perihal pinangan PKB terhadap Raja Dangdut Rhoma Irama sebagai calon presiden 2014 mendatang. PPP beralasan, partainya saat ini lebih memilih fokus kepada pemilihan legislatif ketimbang pemilihan presiden.

Menurut Ketua DPP PPP Muhammad Romahurmuziy, partainya sangat menyambut baik pengusungan Rhoma yang dilakukan oleh PKB. Dia menilai, semakin banyak calon presiden rakyat Indonesia semakin memiliki banyak pilihan.

"PPP tidak dalam posisi akan segera memutuskan calon (presiden), karena kita diminta untuk mensukseskan pileg terlebih dahulu," ujar pria yang akrab disapa Rommy ini kepada merdeka.com, Minggu (2/12).

Anggota komisi IV DPR ini juga menegaskan, pihaknya tidak merasa kecolongan dengan diusungnya Rhoma Irama sebagai calon presiden 2014 dari partai lain. Dia hanya menjawab diplomatis, dengan kata lain PPP sedang fokus mencari calon untuk pemilu legislatif.

Meski demikian, Rommy menilai saat ini modal yang dimiliki raja dangdut itu sudah cukup untuk maju bersaing dengan tokoh-tokoh politik lainnya di 2014 mendatang. "Dari segi kepantasan Rhoma sudah memiliki modal cukup, dia punya popularitas, siapa sih yang gak kenal Rhoma," tandasnya.

Sebelumnya, pedangdut yang terkenal dengan lagu Ani ini sangat identik dengan partai berlambang Ka'bah tersebut. Namun, justru saat ini PKB yang berani terlebih dahulu mengusung Rhoma Irama.

Seperti yang telah diungkapkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, saat ini keputusan yang diambil PKB untuk mengusung Rhoma sudah bulat.

"Saya yakin kandidat dari PKB Bang Haji. Bang Haji sebagai sosok alternatif buat pencapresan," jelas pria yang akrab di sapa cak Imin ini dalam jumpa pers di Restaurant Al Jazeera, Jakarta, siang tadi.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.