PPP: Pandemi Covid-19 Kembali Mengingatkan Bahwa Allah Itu Hadir Dalam Kehidupan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Majelis Syariah PPP, KH Musthafa Aqil Siraj berpesan bahwa pandemi Covid-19 bisa menjadi sarana bagi semua orang untuk mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Hal ini disampaikannya dalam Haul ke-2 KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen dan peringatan 7 hari wafatnya KH Zainuddin Djazuli pengasuh pondok pesantren Ploso Kediri, Jumat (16/7/2021). Acara yang berlangsung secara virtual ini diikuti para pengurus dan kader PPP di seluruh Indonesia.

"Pandemi ini kembali mengingatkan kita bahwa Allah itu ada dan hadir dalam kehidupan kita. Sebelumnya kita mungkin sudah diingatkan dengan musibah gempa dan lainnya, maka pandemi ini semakin mengingatkan kita akan keberadaan Allah di tengah-tengah kita," kata KH Musthafa.

Dia meminta masyarakat untuk berikhtiar agar tetap sehat di tengah masa pandemi Covid-19 diantaranya dengan pengikuti protokol kesehatan berupa menggunakan masker, menghindari kerumunan dan lainnya.

Dalam kesempatan itu pula, dirinya pun menceritakan akan sosok Mbah Moen yang sangat dekat dengan semua kalangan.

Almarhum, lanjutnya tak pernah membeda-bedakan tamu, baik dari kalangan kaya maupun miskin. Semua disambut dengan sama, terbuka dan akrab.

"Mbah Moen merupakan tokoh yang membuat orang merasa dekat dengannya. Semua santrinya merasa dekat dengan beliau. Bukan hanya para santri, namun banyak kalangan," kata dia.

Sementara, Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi menyebutkan acara ini upaya mengenang dua tokoh ulama yang selama hidupnya konsisten berjuang untuk agama dan bangsa.

Para ulama menurutnya adalah penerang alam semesta yang perlu diteladani dan dicontoh umat.

Acara bertajuk Mujahadah Merawat Persatuan ini juga menjadi sarana berdoa bersama agar bangsa Indonesia diberikan solusi agar bisa melewati masa pandemi Covid-19 hingga situasi yang lebih baik dan lebih sehat.

"Wafatnya para ulama seperti Mbah KH Maimoen Zubair pada dua tahun lalu dan KH Zainuddin Djazuli serta ratusan ulama lainnya di masa pandemi ini merupakan sebuah kematian alam semesta," kata Arwani.

Sosok Paripurna

Arwani pun menyebut Mbah Moen adalah sosok yang paripurna dalam dua hal.

Yaitu sebagai ulama yang alim yang mempunyai ilmu agama yang berlimpah dan memiliki wawasan kebangsaaanya yang sangat luas.

"Mbah Moen hingga akhir hayatnya mencontohkan tentang cara berjuang yang konsisten yang diantaranya dicontohkan dengan terus bersama PPP hingga akhir hayat," kata dia.

Sosok Paripurna

Arwani pun menyebut Mbah Moen adalah sosok yang paripurna dalam dua hal.

Yaitu sebagai ulama yang alim yang mempunyai ilmu agama yang berlimpah dan memiliki wawasan kebangsaaanya yang sangat luas.

"Mbah Moen hingga akhir hayatnya mencontohkan tentang cara berjuang yang konsisten yang diantaranya dicontohkan dengan terus bersama PPP hingga akhir hayat," kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel