PPP Pilih Hari Kelahiran Nabi Serahkan DCS

Palu (ANTARA) - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara serentak baru akan menyetor daftar nama-nama calon sementara anggota legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di masing-masing daerah pada Senin (22/4) pukul 09.00 bertepatan dengan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

"Andaikan Nabi Muhammad itu lahir hari Jumat kami akan mendaftar ke KPU hari Jumat ini," kata fungsionaris PPP Sulawesi Tengah Nur Sihaka di Palu, Jumat.

Dia mengatakan penetapan waktu penyetoran nama-nama daftar calon sementara itu merupakan instruksi DPP PPP.

Nur mengatakan PPP di daerah hanya menjalankan instruksi DPP, namun tidak mengetahui apa makna di balik itu.

Dia mengatakan PPP sudah siap menyerahkan berkas daftar calon sementara ke KPU setempat.

Untuk keterwakilan perempuan dalam struktur calon legislatif, Nur mengakui mendapat kendala terutama berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia yang akan diusung.

"Kami harus menyeleksi karena kami tidak ingin calon dari perempuan hanya menjadi pelengkap pajangan calon legislatif di PPP," katanya.

Selain kualitas sumber daya, PPP juga harus menyeleksi perempuan yang tidak rangkap jabatan di organisasi lain.

"Belum lagi soal ideologi partai. Bagaimana calon legislatif memahami betul ideologi partai sehingga kelak mereka memahami apa yang mereka kerjakan saat menjadi anggota DPRD," kata Nur.

Dia mengatakan khusus untuk perempuan mereka juga ditempatkan pada nomor urut yang baik, namun untuk menduduki nomor urut satu tidak ada.

"Ada juga perempuan yang minta nomor urut paling akhir. Walaupun memang tidak ada nomor urut satu tapi ada di nomor dua dan nomor urut tiga," katanya.

Nur mengatakan calon legislatif yang diseleksi di PPP berlatar belakang organisasi dan aktivitas yang beragam, mulai dari pengusaha, pedagang dan aktivis lembaga swadaya masyarakat.

Komposisi calon legislatif perempuan kata dia, dijaring dari luar partai sebanyak 30 persen dan 70 persen dari internal partai.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.