PPP ziarah ke makam pendiri partai dalam meneladani kenegarawanan

Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersama para kader berziarah ke makam pendiri partai berlambang ka'bah itu guna meneladani kenegarawanan mereka.

"Kegiatan peringatan Harlah emas PPP kami mulai dengan melakukan ziarah ke makam para deklarator PPP. Hal ini untuk mengenang dan meneladani sikap kenegarawanan beliau-beliau," ujar Ketua Panitia Pelaksana Harlah Emas PPP Achmad Baidowi (Awiek) dalam keterangannya diterima di Jakarta Kamis.

PPP datang berziarah ke makam KH. Idham Chalid di Cisarua, Bogor yang dipimpin langsung oleh Ketua DPP Achmad Baidowi. PPP juga melakukan ziarah ke makam pendiri dan deklarator lainnya, yakni MS Mitaredja, Rusli Halil di TPU Tanah Kusir dipimpin Ketua DPP Iskandar.

PPP juga berziarah ke makam Anwar Tjokroaminoto di TMP Kalibata Jakarta dipimpin Ketua DPP Muhammad Aras dan Illiza Sa'dudin Jamal serta KH. Masjkur yang dipimpin oleh Ketua DPP Abdul Hakim Hasyim Muzadi di Malang, Jawa Timur.

Awiek mengatakan kontribusi mereka dalam merawat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak bisa dipungkiri. Sehingga KH. Idham Chalid dan KH. Masykur dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Dia mengatakan kegiatan ziarah tersebut banyak diikuti kader muda PPP yang merupakan generasi milenial dan generasi Z.

"Semoga kami semua dapat mengambil teladan dan melanjutkan perjuangan beliau-beliau," katanya.

Peringatan Harlah emas PPP kemudian akan dilanjutkan dengan tasyakuran sekaligus peluncuran kembalinya lambang PPP dengan gambar ka'bah dan garis kotak, di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat (5/1/2023).

Acara tasyakuran dilakukan secara serentak di Indonesia sebagai tanda dimulainya rangkaian peringatan harlah PPP ke 50.

"Alhamdulillah PPP genap berusia 50 tahun, sebuah usia yang matang dalam mengarungi perpolitikan di Indonesia. Sebagai partai Islam yang didirikan para ulama, PPP akan terus memperjuangkan aspirasi ulama dan umat Islam," ujarnya.