PPPA Daarul Qur’an Dapat Rekomendasi Sertifikat ISO 9001:2015

·Bacaan 1 menit

VIVA – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur’an mendapat rekomendasi untuk meraih sertifikat ISO 9001:2015 atas kinerja pada Januari-Maret 2021.

Sertifikat ISO 9001:2015 dikeluarkan oleh Worldwide Quality Assurance (WQA), sebuah Badan Sertifikasi Internasional yang berbasis di Inggris, menyediakan sertifikasi untuk berbagai sistem manajemen.

Audit untuk Laznas PPPA Daarul Qur’an dilaksanakan selama dua hari pada 4-5 Mei 2021. Dipimpin langsung oleh Auditor Badan Sertifikasi WQA, Muhammad Indra Gunawan.

“Setelah melaksanakan audit dengan sejumlah sampling yang dipaparkan, saya merekomendasikan Laznas PPPA Daarul Qur’ab meraih sertifikat ISO 9001:2015,” ujar Indra sapaan akrabnya di Kantor Pusat Laznas PPPA Daarul Qur’an, Ciledug, Tangerang, Rabu (5/5).

Sementara itu, Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur’an Abdul Ghofur mengatakan, rekomendasi sertifikat ISO 9001:2015 dari Badan Sertifikasi WQA ini sejatinya merupakan amanah baru untuk lembaganya terus berbenah menjadi semakin baik demi menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

“Alhamdulillah dengan adanya ISO 9001:2015 ini kita jadi punya keterampilan baru untuk mengaudit dan terus memperbaiki gerakan dakwah Qur’an lembaga kita ini,” tuturnya.

Ghofur berharap dengan adanya rekomendasi dari Badan Sertifikasi WQA ini, lembaganya semakin dipercaya dan berkembang semakin baik atas dukungan dari seluruh masyarakat khususnya dalam dakwah tahfidzul Qur’an.

“Terima kasih kepada donatur, corporate dan para stakeholder lembaga yang telah mempercayakan kami menjadi mitra kerja dan lembaga zakat pilihan para donatur. Semoga langkah ini menjadi jalan berdirinya ratusan pesantren tahfizh dan lahirnya jutaan penghafal Qur’an di Indonesia maupun di seluruh dunia. Berkah untuk semua yang mendukung gerakan dakwah tahfidzul Qur’an Laznas PPPA Daarul Qur’an,” ucap Ghofur.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel