PPSDM Geominerba Buka Diklat Keselamatan Peledakan Buat Mahasiswa

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kegiatan penambangan adalah industri yang mempunyai risiko tinggi sehingga pemahaman aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sangat diutamakan. Pemahaman aspek K3 sangat penting bagi setiap pekerja atau pegawai karena sesungguhnya hampir semua aspek dalam industri, bahkan perkantoran pun memerlukan pemahaman K3.

Kegiatan peledakan adalah salah satu aspek dalam kegiatan pertambangan atau konstruksi yang mempunyai risiko tinggi sehingga pemahaman aspek K3 sangat diutamakan.

Peledakan mempunyai risiko membahayakan tidak hanya bagi pekerja tambang, tetapi juga bagi peralatan dan bangunan, serta lingkungan di sekitar kegiatan peledakan.

Terkait hal tersebut, aspek K3 bidang peledakan secara khusus diajarkan sedari dini sebagai bagian dari upaya meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan tambang pada kegiatan peledakan.

Kompetensi ini merupakan kompetensi lanjutan dari pengetahuan tentang K3 bidang pertambangan secara umum.

Melihat hal tersebut, PPSDM Geominerba kembali membuka Diklat Keselamatan Peledakan pada Kegiatan Pertambangan Mineral dan Batubara Berbasis Online bagi mahasiswa dan fresh graduate.

Diikuti sebanyak delapan orang peserta, diklat yang berlangsung selama tiga hari (6-9 September 2021) ini dilakukan secara online.

Melalui Diklat ini, peserta diharapkan dapat mengetahui pengetahuan dasar bahan peledak dan peledakan, seperti apa kegiatan peledakan, bagaimana menangani keselamatan peledakan, dan apa saja peraturan administrasi gudang handak.

Dengan diadakan diklat khusus untuk mahasiswa ini diharapkan pengetahuan dan kompetensi berkarya di dunia pertambangan sudah mendapat gambaran sejak dini.

Reporter: Shania

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel