PPSDM Geominerba Kembali Gelar Diklat Mitigasi Bencana Gunungapi dan Tsunami

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PPSDM Geominerba kembali menggelar diklat bagi masyarakat. Langkah ini guna mengembangkan kompetensi sumber daya manusia di sektor geologi, mineral, dan batu bara.

Terbaru, diklat yang diberikan adalah Diklat Penyuluh Mitigasi Bencana Gunungapi dan Tsunami dan Diklat Pemandu Geowisata. Diklat ini diselenggarakan selama empat hari yaitu pada 16 hingga 20 Agustus 2021 secara online.

Tercatat sebanyak 43 orang yang terpilih dari industri, akademisi, juga masyarakat umum untuk mengikuti diklat ini. Diharapkan ilmu yang didapatkan tak hanya bermanfaat bagi kepentingan pribadi tetapi juga dapat dimanfaatkan dan diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

Diklat dibuka oleh Koordinator Penyelenggara Diklat dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM Geominerba Ade Hidayat. Turut hadir penanggungjawab Diklat, Rusnoviandi dalam acara pembukaan diklat, Senin (16/8) melalui zoom meeting.

“Meskipun dilakukan secara online, tetapi hal ini tidak mengurangi semangat kami untuk terus berkomitmen melakukan tugas dan fungsi PPSDM Geominerba, yaitu memberikan pendidikan dan pelatihan bagi SDM sektor geologi, mineral, dan batubara.” Ungkap Ade.

Ade juga ucapkan selamat mengikuti diklat, tetap bersemangat, dan tetap menjaga kesehatan. “Mudah-mudahan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran selama diklat berlangsung.” Ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Lewat Diklat, Masyarakat Diharapkan Ikut Aktif Mengembangkan Geopark

Peserta Diklat Geopark yang digelar PPSDM Geominerba.
Peserta Diklat Geopark yang digelar PPSDM Geominerba.

Sebelumnya, sebanyak 20 peserta akan mengikuti diklat pengenalan geopark secara online. Diklat yang berlangsung selama 4 hari (9-13 Agustus 2021) digelar PPSDM Geominerba.

Melalui pendidikan dan pelatihan tentang Geopark ini diharapkan para peserta dapat mengenal dan memahami fungsi dari keberadaan geopark di daerahnya.

Serta mampu mengambil peran dan manfaat melalui aktivitas-aktivitas kreatif yang dapat menjaga keanekaragaman sumber daya geologi, hayati dan budaya.

Selain itu juga diharapkan dapat menumbuhkan nilai tambah dalam bentuk aktivitas ekonomi guna mendukung pertumbuhan pendapatan masyarkat sekitar geopark.

Pengembangan geopark disuatu daerah akan berdampak langsung kepada masyarakat setempat dan sekitarnya.

Adapun pada diklat geopark, para peserta akan dibekali materi. Mulai dari Dasar Geologi, Pengantar Geopark, Keanekaragam Geologi, Keragaman Hayati, dan Keragaman Budaya.

Dengan memberikan pelatihan terkait Geopark diharapkan dapat mengedukasi dan membuat masyarakat sadar akan potensi wisata serta melindungi kawasan secara keseluruhan.

Mengacu pada konsep utama dari geopark adalah peran serta masyarakat setempat, yang mengharuskan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam revitalisasi kawasan secara keseluruhan.

Geopark atau taman bumi merupakan kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi yang terdiri dari geoheritage (warisan geologi), geodiversity (keragaman geologi), biodiversity (keanekaragaman hayati), dan cultural diversity (keragaman budaya).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel