Prabowo: Digemari Responden Survei

Jentikungu Candidates

Penulis: Rachmat Muslim

Namanya lumayan digemari responden dari sejumlah survei nasional. Setidaknya selalu masuk dalam kelompok tiga besar calon presiden.

Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang lebih dikenal dengan nama Prabowo Subianto adalah Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Putra begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo ini akan mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilihan Umum 2014.

Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus itu mengenyam pendidikan di Akademi Militer Magelang pada 1970 dan lulus empat tahun kemudian. Selama karir militernya, ia berjasa dalam sebuah operasi melawan Gerakan Papua Merdeka. Ia terlibat dalam pembebasan 12 peneliti, lima di antaranya adalah warga negara Indonesia, yang sedang melakukan ekspedisi.

Pria kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951 ini juga termasuk salah satu tokoh kontroversial di Indonesia. Dugaan keterlibatannya dalam berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi pada masa Orde Baru, sempat mengemuka.

Salah satunya adalah temuan Tim Gabungan Pencari Fakta tragedi kerusuhan Mei 1998. Dalam laporannya, tim menilai mantan menantu presiden Soeharto itu diduga kuat menjadi “dalang” kerusuhan Mei 1998, sehingga dicopot dari jabatannya sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan membuatnya pensiun dini dari militer.

Selepas karir militernya, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu mengikuti jejak adiknya, Hashim Djojohadikusumo sebagai pengusaha. Karirnya dimulai dengan membeli Kiani Kertas, sebuah perusahaan pengelola kertas yang sebelumnya dimiliki oleh Bob Hasan.

Selain mengelola Kiani Kertas, yang namanya diganti oleh Prabowo menjadi Kertas Nusantara, kelompok perusahaan Nusantara Group yang dimiliki oleh Prabowo juga menguasai 27 perusahaan di dalam dan luar negeri. Usaha-usaha yang dimiliki oleh Prabowo bergerak di bidang perkebunan, tambang, kelapa sawit, dan batu bara.

Karir Prabowo di dunia bisnis rupanya kinclong. Pada Pilpres 2009, Prabowo tercatat sebagai Calon Wakil Presiden terkaya, dengan total aset sebesar Rp1,579 Triliun dan $7,57 juta. Plus, 84 ekor kuda istimewa yang sebagian harganya mencapai 3 miliar per ekor serta sejumlah mobil mewah seperti BMW 750Li dan Mercedes Benz E30.

Sukses menjadi pengusaha, Prabowo mencoba peruntungannya di bidang politik. Pada tahun 2004, dia mengikuti konvensi calon presiden Partai Golkar. Meski lolos sampai putaran akhir, langkahnya  dihentikan Wiranto, atasannya saat dia dicopot dari jabatan Pangkostrad.

Pada pemilu 2009, Prabowo kembali menyatakan minatnya untuk maju sebagai calon presiden. Namun, karena perolehan suara partai Gerindra yang dibesutnya hanya 4,46% sehingga, tidak dapat mencalonkan kandidat Presiden.

Ia pun maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri. Namun, pasangan yang disung PDI Perjuangan dan Gerindra itu harus menyerah dari calon petahana, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berpasangan dengan Boediono.

Pada pemilu tahun 2014 ini, Prabowo sudah menyatakan dirinya untuk kembali maju memperebutkan kursi orang nomor satu di Indonesia. Setidaknya, optimismenya kali ini didukung oleh sejumlah survei yang selalu menempatkan namanya di tiga besar calon presiden.