Prabowo: Elite bangsa lebih pilih kapitalis dibanding koperasi

MERDEKA.COM. Gerakan koperasi merupakan wadah organisasi pergerakan dalam melawan kapitalisme dan juga kolonialisme. Hal itu konon sering disuarakan Presiden pertama RI Soekarno.

Seperti Soekarno, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun turut mengamininya. Dia menilai gerakan koperasi merupakan alatnya orang lemah dan juga rakyat miskin saat perjuangan NKRI memperoleh kemerdekaan ketika itu.

Namun, dewasa ini para elite bangsa tidak menyukai gerakan koperasi. "Ketika elite-elite bangsa melihat kapitalistik, mereka malah sepakat dan mendukungnya," kata Prabowo usai peluncuran buku 'Sepuluh Tahun Koperasi (1930-1940)' di hotel Kartika Chandra, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).

Prabowo menyebut stigma seperti itulah yang seharusnya diubah. "Karena koperasi ini banyak jasanya dan harus kita perbaiki apa yang sudah ditinggalkan," terangnya.

Prabowo juga menilai saat ini Koperasi Unit Desa (KUD) yang merupakan bagian dari pembangunan desa telah dimati surikan. "Saat ini telah diperlemah sendiri fungsinya," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan keprihatinannya lantaran banyaknya tokoh di Tanah Air yang tidak memedulikan sejarah. "Banyak sejarah-sejarah kita justru dicatat di luar negeri dan banyak sejarawan hebat dari orang asing," ucapnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.