Prabowo: Jangan Mengira Tentara Itu Menghendaki Perang, Itu Salah

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan perdamaian adalah impian semua orang di muka bumi, termasuk tentara. Karena menurut dia, sesungguhnya tidak ada tentara yang pernah menginginkan terjadinya perang.

"Saya ingin garis bawahi. Kalian para Laksamana, para Kolonel, Kopral-Kopral kapal, para tentara. Jangan mengira tentara itu menghendaki perang. Itu salah," kata Prabowo seperti dikutip dalam siaran pers diterima, Rabu (14/9/2022).

Penyataan itu dia sampaikan saat menghadiri Seminar Maritim Internasional Tahun 2022 di Auditorium Yos Sudarso Seskoal.

"The real soldiers, the real warriors, the real sailors. The real soldiers, the real generals want to avoid wars," urai Prabowo dalam bahasa Inggris yang disambut tepuk tangan peserta seminar.

Tetapi, lanjut Prabowo, bukan berarti kekuatan pasukan, sistem persenjataan, termasuk kekuatan maritim di kesampingkan. Dia menegaskan, hal itu tetap penting untuk dibangun demi menjaga kedaulatan negara dari segala ancaman, baik dari luar maupun dari dalam.

"Indonesia harus segera membangun kekuatan maritim yang digabung dengan kekuatan darat dan udara, untuk menjamin kedaulatan dan kemakmuran bangsa," tegas Prabowo.

Indonesia Adalah Terlalu Baik

Prabowo menambahkan, Indonesia memiliki batas wilayah yang begitu strategis di jalur perdagangan dunia. Sehingga wajib memiliki kekuatan maritim yang kuat. Sayangnya, kelemahan Indonesia adalah menjadi negara yang terlalu baik.

"Terkadang kelemahan kita ada pada karakter kita. Sometimes we are too nice. (Padahal) kita harus memikirkan kepentingan kita dan kepentingan anak cucu kita," wanti dia.

Diketahui, saat ini sebanyak 41 kapal TNI AL sedang diperbaiki dan ditingkatkan kemampuannya guna siap digunakan bertempur kapanpun. Selain itu, pemerintah baru-baru ini juga sudah menetapkan Komponen Cadangan Matra Laut yang siap memperkuat dan memperbesar kekuatan TNI AL saat dibutuhkan.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [lia]