Prabowo ke Jokowi: Jangan Hiraukan Suara-Suara yang Perkeruh Keadaan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak menghiraukan suara-suara yang memperkeruh keadaan di masa pandemi Covid-19. Dia menilai kebijakan penanganan Covid-19 sudah berjalan efektif.

Hal ini disampaikan Prabowo saat Ketum Partai Politik Koalisi bertemu Jokowi di Istana Negara Jakarta, Rabu 25 Agustus 2021. Adapun video tersebut diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (28/8/2021).

"Jadi kami rasa bahwa dengan suara-suara yang ingin memperkeruh keadaan itu tidak perlu dihiraukan. Kita sudah ada di jalan yang benar," kata Prabowo.

Dia menyebut kepemimpinan dan kebijakan Jokowi efektif dan cocok untuk masyarakat. Untuk itu, Prabowo mengingatkan Jokowi agar tak ragu-ragu dalam memutuskan sebuah kebijakan.

"Saya mengakui itu dan saya hormat ke Bapak. Saya lihat, saya saksi, saya ikut di kabinet. Kepemimpinan, keputusan-keputusan Bapak cocok untuk rakyat," jelas Menteri Pertahanan itu.

Menurut Prabowo, persoalan kekurangan dan keterlambatan vaksin Covid-19 tak hanya dihadapi Indonesia saja, namun, juga beberapa negara lainnya. Prabowo menjadi bangga bisa menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi.

"Tim kita saya kira bagus, tim kita di kabinet cukup kompak dan kita kerjanya baik. Jadi, mohon Bapak jangan ragu," ujar Prabowo.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

Hadirnya Ketum PAN, Zulkifli Hasan

Adapun pertemuan Ketum Parpol Koalisi itu dihadiri oleh Ketum dan Sekjen dari PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, dan PAN. Pertemuan tersebut membahas terkait penanganan pandemi sehingga diperlukan kerja sama dan gotong-royong.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun mengatakan kehadiran Ketua Umum PAN membuktikan Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno selaku Sekjen membuktikan adanya gotong-royong.

"Beliau memberikan energi positif bagi konsolidasi pemerintahan Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin yang sangat penting di tengah Pandemi," tutut Hasto, Rabu 25 Agustus 2021.

"Dari dialog antar ketum Parpol dengan Presiden Jokowi, selain memperkuat optimisme juga merupakan tradisi baik dalam demokrasi Pancasila," sambungnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel