Prabowo Kenang Sering Diskusi dengan Habibie, Girang Pernah Dipuji Bergelar Phd

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengenang kebersamaannya bersama almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Hal itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan jajaran Dekan dan Dosen Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan (Unhan).

"Sudah dengar cerita Pak Habibie? Mau dengar cerita tentang Profesor Habibie? Untuk ilmuwan saya kira penting cerita ini dan ini real story," kata Prabowo mengawali pidatonya kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (5/1).

Prabowo bercerita dirinya dan almarhum Habibie sering berdiskusi. Saat itu, Prabowo belum berpangkat bintang tiga. Dia mengaku sering mampir sampai larut malam ke rumah Habibie.

"Jadi suatu saat saya dulu sangat dekat dengan beliau. Kalau gak salah saya waktu itu bintang satu atau bintang dua saya sering di rumah Pak Habibie kadang-kadang sampai malam sekitar jam 9-10 di rumahnya. Saya Berbicara pada waktu itu mungkin di kantornya, saya berbicara dan dia berapi-api," ujar Prabowo.

Prabowo mengingat, perbincangan antara keduanya dilakukan dengan menggunakan bahasa inggris. Kala itu, Habibie berkata kepadanya, "If someone does not a Phd, for me is nothing," ujar Habibie diceritakan Prabowo.

"Pak Habibie, I don’t have a Phd," jawab Prabowo bingung.

Namun ternyata, Habibie menjawab Prabowo adalah Phd dalam bidang kemiliteran. Mendengar itu, Prabowo mengaku tersipu dan gembira.

"Tapi kan beliau sangat cepat IQnya. Pak Habibie kemudian mengatakan, ‘no, no, Prabowo, you are Phd, because you are general, a general is Phd in military science.’ Jadi saya Phd juga menurut Pak Habibie,” pungkas Prabowo.

Reporter: M Radityo [ray]