Prabowo Nilai Babinsa Wajib Dibekali Motor & Alat Komunikasi Memadai

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menekankan pentingnya pertahanan teritorial. Salah satu unsur terpenting ialah penguatan personel Babinsa (Bintara Pembinas Desa TNI AD).

Caranya, ialah dengan penguatan kinerja harus direalisasikan dengan pemberian bantuan operasional, seperti kendaraan bermotor dan alat komunikasi agar mereka dapat bekerja dengan lebih baik.

Hal itu ia sampaikan dalam pengarahan kepada jajaran pejabat Eselon I dan Eselon II Kementerian Pertahanan, soal Komando Teritorial (Koter) sebagai ujung tombak Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

"Dari Sishankamrata, turunannya adalah perkuatan Komando Teritorial (Koter) dan kita harus perbaiki Koter, kita berdayakan," tegas Prabowo di ruang Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta, dalam siaran pers diterima, Selasa (3/1).

Prabowo lalu menggarisbawahi, soal pentingnya membina dan membangun kekuatan teritorial mulai dari Babinsa, Korem, Koramil, Kodim, Kodam, dan Kogabwilhan.

Saat mengunjungi sejumlah daerah, Prabowo mengaku, telah melihat sendiri bagaimana unsur komando teritorial sudah menjalankan tugasnya dengan cukup baik dan efektif dalam menjaga stabilitas pertahanan negara.

"Saat berkeliling, saya lihat Babinsa kita cukup efektif. Koter, Babinsa, Koramil sudah berfungsi dengan baik untuk menjaga stabilitas negara," kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan, selain sebagai bagian dari pertahanan teritorial, tugas Babinsa, Korem, Koramil, Kodim, Kodam, dan Kogabwilhan ini juga terkait dengan rencana pertahanan jangka panjang Indonesia.

Salah satunya, perihal pertahanan pulau-pulau besar yang menjadi bagian penting dari doktrin teritorial Indonesia.

"Jadi, dalam sistem Hankamrata wujudnya adalah doktrin teritorial. Pertahanan kita adalah pertahanan pulau-pulau besar. Setiap pulau besar harus mampu bertahan sendiri," jelas Prabowo.

Prabowo berharap masing-masing pulau besar dapat dilengkapi dengan infrastruktur dan instalasi yang memadai. Agar, bila terjadi perang atau kondisi di mana tidak ada harapan untuk pengiriman (logistik) dari pulau ke pulau, maka mereka dapat bertahan dengan segala infrastruktur yang cukup di dalamnya.

"Jadi instalasi harus dibangun di pulau-pulau besar itu," kata Prabowo.

Reporter: Muhammad Radityo/Liputan6.com [rhm]