Prabowo, NU, Pemkot Surabaya Sokong Pendidikan Anak Kru KRI Nanggala

Syahrul Ansyari, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA - Sokongan moral mengalir dari pemerintah dan elemen masyarakat kepada keluarga kru kapal selam KRI Nanggala 402 yang gugur bersama kapal yang mereka tumpangi setelah hilang kontak di Perairan Bali bagian utara, Rabu dini hari, 21 April 2021. Jaminan pendidikan bagi anak-anak para prajurit yang gugur itu hingga jenjang pendidikan tinggi disediakan.

Jaminan beasiswa pendidikan itu di antaranya disampaikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menyambangi rumah Komandan Satuan Selam Sidoarjo Kolonel Laut (P) Harry Setiawan di Perumahan TNI AL Desa Tebel Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu malam, 25 April 2021.

Ia juga mengunjungi rumah Letnan Dua Rhesa Sigar dan Komandan Kapal Selam Letnan Kolonel Laut (P) Heri Oktavian di Perumahan TNI AL di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, pada Senin, 26 April 2021. Di rumah para prajurit terbaik bangsa itu, Prabowo menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga.

"Kepada keluarga, Pak Prabowo menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam sekaligus menyampaikan akan memberikan beasiswa penuh dari SD sampai universitas kepada seluruh putra putri prajurit-prajurit Nanggala 402 yang gugur beberapa waktu yang lalu," kata juru bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada wartawan.

Baca juga: NU Jatim: Prajurit KRI Nanggala 402 Syuhada

Selain Prabowo, sokongan pendidikan juga disiapkan oleh Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Pesantren dan lembaga pendidikan di bawah jaringan NU siap menerima anak-anak para kru KRI Nanggala 402 untuk dididik secara gratis.

Hal itu diberikan NU sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas perjuangan para prajurit KRI Nanggala 402.

“Saya siapkan gratis (bagi anak-anak dari awak kapal selam KRI Nanggala-402), kalau mau mondok dan sekolah di pondok kulo (ponpes SabilurRosyad),” kata Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.

Begitu juga dengan Pemerintah Kota Surabaya, menyiapkan program beasiswa untuk seluruh anak dari awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan gugur secara resmi oleh TNI. Beasiswa akan diberikan hingga jenjang kuliah bagi anak dari awak kapal yang merupakan warga Surabaya.

“Atas nama Pemkot Surabaya, kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Ini duka bagi Surabaya, duka bagi Indonesia. Semoga para awak KRI Nanggala 402 mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya.

Eri sendiri juga telah mengunjungi para keluarga awak KRI Nanggala 402 yang tinggal di sejumlah kecamatan di Surabaya, antara lain, di Wonokromo, Semampir, Kenjeran, Tambak Sari, Bulak Sukolilo, dan Karang Pilang.

“Jika tidak salah, ada sekitar 9 awak KRI Nanggala 402 yang tinggal dan ber-KTP Surabaya. Akan terus kami update. Sejak pagi hingga sore, saya sudah berkeliling mengunjungi para keluarga, berdoa bersama, memberikan semangat, bersama-sama kita melewati masa sulit ini,” ujar Eri.