Prabowo sebut kesiapan prajurit sangat penting jaga kedaulatan NKRI

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan kesiapan prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan hal penting untuk dilaksanakan di tengah dinamika geopolitik dunia saat ini.

"Tugas tentara adalah mengejar kesiapan mereka, bahwa TNI siap jika ada gangguan terhadap NKRI dan kita tidak bisa buang waktu. Kita mengejar kesiapan prajurit kita," kata Prabowo dalam sambutannya dalam Seminar TNI Angkatan Darat VI Tahun 2022 di Gedung Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Bandung, Jawa Barat, Senin.

Prabowo pun menekankan pentingnya kesiapan pertahanan teritorial sebagai tulang punggung pertahanan negara di tengah upaya negara mengejar teknologi tinggi.

"Kita mengejar teknologi tinggi, tapi tulang punggung pertahanan kita, ya teritorial. Kita harus percaya pada pertahanan teritorial," tambahnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca juga: Survei IPS: Elektabilitas Prabowo Subianto bertahan setahun

Mantan Danjen Kopassus itu juga mengingatkan tugas seorang jenderal adalah mengkalkulasi dan bekerja keras tidak hanya di lapangan, melainkan juga bijak dalam menyiapkan pengambilan keputusan di bidang lain.

"A good military commander will think and talk about tactics and operations. A great military commander will talk and think about logistics. A brilliant military commander will think and talk about personnel," ujar Prabowo.

Seminar yang dibuka oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman itu berlangsung secara daring dan luring, dengan diikuti oleh para petinggi TNI AD dan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto sebagai pembicara.

Baca juga: Dewan Pakar Gerindra: Penjajakan dengan PKB sangat strategis
Baca juga: Menhan ingatkan TNI agar bekerja keras melindungi bangsa Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel