Prabowo Terima Gelar Adat Toraja

Rantepao, Sulsel (ANTARA) - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima gelar dari masyarakat Adat Desa Siguntu di Rantepao, Toraja Utara, Rabu.

Prosesi penyerahan gelar adat tersebut dilakukan saat pesta adat "Rambu Solo" keluarga besar Ketua Umum Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa.

Prabowo menerima gelar adat "Tongkonan" melalui prosesi yang diawali dengan "Mappasollo" dipimpin oleh Sesepuh Tongkonan Siguntu.

Sebuah songkok atau topi khas Toraja dikenakan di kepala Prabowo yang menyimbolkan pemimpin dambaan umat.

Kemudian, mantan Danjen Kopassus TNI-AD itu diberi air minum dan lontong sebagai simbol kemakmuran.

Dengan gelar adat yang diberikan tersebut, Masyarakat Adat Desa Siguntu mengharapkan Prabowo menjadi "Tomanurung" yang bisa membawa kemakmuran negeri ini.

Dalam sambutan singkatnya, Prabowo mengungkapkan rasa haru atas gelar adat yang diberikan dan mengucapkan terima kasih atas kehormatan tinggi yang diberikan masyarakat Toraja itu.

"Semoga gelar yang diberikan tidak mengecewakan masyarakat. Kita berbuat terbaik untuk negeri ini," katanya.

Pesta duka "Rambu Solo" dan prosesi penyerahan gelar adat juga dihadiri oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang, Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen Muhammad Nizam, Bupati Tanah Toraja Theofillus Allorerung, Bupati Toraja Utara Frederik Batti Sorring.

Ribuan warga setempat yang ingin menyaksikan langsung jalannya upacara adat tersebut juga terlihat memadati lokasi penyelenggaraan acara.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.