Prajurit kapal perang TNI AL diajari pakai kondom

MERDEKA.COM. Prajurit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kolinlamil bertempat di Ballroom KRI Tanjung Nusanive-973 yang sandar di dermaga Mako Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/4).

Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) Zaenal Efendi mengatakan, Ceramah Kesehatan kepada prajurit kapal perang ini dimaksudkan sebagai bekal tambahan pengetahuan kesehatan kepada para prajurit yang berdinas di kapal perang dalam rangka mencegah dan mengurangi bahaya penyakit tersebut.

Selanjutnya penyuluh kesehatan dari Kepala Sub Dinas Kesehatan Laut (Kasubdiskesla) Mayor Laut (K/W) Jamilah Amk, Kapten Laut (K) drg. Djarot Wicaksonoserta serta Kepala Balai Kesehatan Denmako (Ka BP) Lettu Laut (K/W) Dr. Corine Iswara ini menerangkan hal-hal yang berkaitan dengan penyakit HIV/AIDS secara terperinci.

Berbagai hal yang diterangkan oleh tim kesehatan diantaranya tentang apa itu HIV/AIDS, cara menularnya HIV/AIDS, apa saja jenis-jenisnya, cara pencegahannya, cara pengobatannya serta diperlihatkan contoh gambaran/foto para penderita HIV/AIDS, demikian seperti rilis yang diterima merdeka.com, Kamis (11/4).

Hal-hal yang telah diterangkan oleh tim kesehatan direspon positif oleh segenap prajurit kapal perang dengan adanya tanya jawab serta peragaan tentang cara pencegahan penyakit tersebut antara lain dengan diperagakannya cara pemakaian sarung pengaman/kondom oleh Mayor Laut (K/W) Jamilah AMK.

Selanjutnya Kadiskes Kolinlamil yang berpangkat melati dua di pundaknya menekankan kepada seluruh prajurit kapal perang ini mengharapkan dengan adanya ceramah kesehatan yang diberikan bisa dijadikan pelajaran untuk hidup sehat dalam membina kehidupan keluarga yang harmonis.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Perwira, Bintara dan Tamtama  gabungan prajurit dari  unsur KRI yang berada di pangkalan yaitu KRI Tanjung Nusanive-973, KRI Tanjung Kambani-971, KRI Mentawai-959 serta KRI Karimata-960.

Baca juga:
Imparsial: 11 prajurit Kopassus tak pantas disebut kesatria
Agus Suhartono: Tiga kepala staf berpeluang jadi Panglima TNI
SBY: 1-3 prajurit langgar HAM, dampaknya bisa ke internasional

Topik Pilihan:
Mutasi Polri
| Festival Seks | Polisi Kriminalasal usul jalan | Paja

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.