Prajurit Marinir Gurita Cakti Ini Dijemur Telanjang Dada di Lapangan

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ancaman bahaya pandemi COVID-19 kian menghawatirkan. Pasalnya, virus yang berasal dari Wuhan, China itu dapat menyebar kepada siapa pun tanpa pandang bulu. Siapa pun dapat saja terinfeksi virus yang menyerang saluran pernafasan manusia itu.

Salah satu cara untuk mengantisipasi agar tidak terinveksi dari bahaya virus Corona Virus Desease 2019 atau yang biasa dikenal dengan sebutan COVID-19 itu adalah menjaga imunitas tubuh atau kesehatan dengan tetap menjaga jarak, serta menggunakan masker.

Seperti halnya yang diterapka oleh prajurit Marinir TNI Angkatan Laut dari satuan Batalyon Infanteri (Yonif) 5 Brigif 2 Pasmar ini.

Puluhan prajurit tempur Marinir yang mendapat julukan Gurita Cakti itu selalu berupaya menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah terserang virus COVID-19. Bahkan, prajurit Marinir TNI Angkatan Laut itu sampai dijemur di lapangan terbuka dengan telanjang dada di bawah terik mentari pagi.

Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir Letkol Marinir Supriyadi menyatakan, kegiatan berjemur yang diikuti seluruh prajurit Yonif 5 Brigif Pasmar 2 itu merupakan kegiatan rutin yang dipimpin oleh Danton III Kompi Ghurango Letda Mar Feby Erwanto.

Hal itu dilakukan mengingat penyebaran COVID-19 saat ini sudah menjadi pandemi global yang melanda seluruh negara-negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Dia menambahkan, kegiatan rutinitas berjemur dengan telanjang dada itu dilakukan selama kurang lebih 15 menit setiap pagi. Karena dengan berjemur dibawah sinar matahari yang mengandung Ultraviolet B (UVB), sangat baik untuk penyerapan vitamin D3 sehingga imun tubuh akan meningkat.

"Dari segi medis, berjemur semacam itu sangat dianjurkan selama 15-20 menit setiap harinya," kata Letkol Marinir Supriyadi dikutip VIVA Militer dari keterangan resmi Dispen Kormar, Kamis, 11 Februari 2021.