Prajurit Petarung Marinir Gelar Doa Keselamatan 53 Awak KRI Nanggala

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Memasuki hari kedua proses pencarian dan penyelamatan awak kapal selam KRI Nanggala 402 milik TNI Angkatan Laut hingga saat ini masih terus dilakukan.

Harapan keselamatan dan kembalinya 53 prajurit KRI Nanggala 402 yang mengalami hilang kontak pada saat menjalankan tugas latihan penembakan Torpedo di perairan utara Bali itu sangat-sangat besar diharapkan oleh seluruh keluarga besar TNI, tanpa terkecuali.

Iringan doa keselamatan untuk para korban pun serentak dilakukan oleh seluruh prajurit TNI tiga matra, dan seluruh masyarakat Indonesia seraya memanggil kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari arah utara Pulau Bali agar kembali ke daratan.

Salah satu doa keselamatan untuk 53 prajurit terbaik TNI itu terpancar seluruh prajurit petarung Marinir TNI Angkatan Laut di seluruh pelosok negeri tanah air.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resminya, Jum'at, 23 April 2021, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono secara khusus memerintahkan kepada seluruh prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut di mana pun berada atau bertugas agar meluangkan waktu sejenak melakukan doa bersama secara serentak untuk keselamatan 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402.

Do'a bersama yang langsung dipimpin oleh Dankormar Mayjen TNI Suhartono itu digelar di Mesjid At-Taqwa Mako Kormar, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat. Kamis, 22 April 2021 kemarin. Turut hadir dalam doa bersama sejumlah pejabat utama Markas Komando Korps Marinir.

Sementara, untuk prajurit Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Wilayah Jakarta, doa serentak yang dipimpin oleh Danpasmar 1, Brigjen TNI (Mar) Hermanto dipusatkan di satuan masing-masing, yaitu di Masjid Al-Ikhlas Komplek Kesatrian Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan dan Masjid Ar-Rahman Kesatrian Marinir Baroto Sardadi Marunda, Jakarta Utara.

"Kami menunggumu... Semoga dengan izin dan ridho Allah SWT, KRI Nanggala 402 dan 53 prajurit terbaik di dalamnya bisa berkumpul kembali di tengah-tengah kita dengan selamat," pekik doa Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono.