Prajurit TNI AL Kepung Polsek Kalasan, Satu Polisi Diamankan

Siti Ruqoyah, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial. Dalam video itu nampak beberapa orang anggota TNI Angkatan Laut yang sedang mendatangi kantor Polsek Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Kedatangan mereka untuk mencari Apida Fajar, oknum anggota polisi dari Polsek Kalasan yang diduga telah berkomentar negatif tentang peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali.

Karopenmas Divhumas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan saat ini masih melakukan koordinasi dengan Polda Yogyakarta untuk proses kasus tersebut.

“Masalah itu nanti kabid humas Polda Yogya, nanti saya telpon ya. Pak kabid akan menjelaskan itu semua. Itu masalah di Yogya,” kata Rusdi saat jumpa pers di kantornya, Senin 26 April 2021.

Kabid Humas DI Yogyakarta Kombes Yuliyanto mengatakan Aipda Fajar sudah diamankan sejak Minggu malam. Saat ini Fajar sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah diamankan,” ucap Yulianto, dihubungi terpisah.

Seperti diketahui, peristiwa ini terjadi Aipda Fajar berkomentar di Facebook mengenai tragedi KRI Nanggala 402. Begini komentarnya:

"KAKEANN GEMBAGHUSS KEMAKI IKUU COOKK SEKK NGAWAK I...... POO MUNGKINN ANAK TURUNN EEEE MAKANEE KRUU NEE BONGKOO KLELEPP....," tulis Aipda Fajar dengan username Fajarnnzz dikutip dari salah satu postingan Facebook pada Jumat, 23 April 2021 lalu.

“matio coookkk…. Sy hidup di Indonesia smpe saat ini susahh kekurangann kesukarann…###ngopoo kruu kapal kyoo ngonoo ditangisi… ###urusss sendiri urusannmuuu…” komentar Fajarnnzz di postingan lainnya.