Prajurit TNI Gagalkan Upaya Warga Bertemu Malaikat Izrail di WC

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Niat Sapar Suryadi untuk secepatnya mencapai alam baka dan bertemu Malaikat Izrail, ternyata gagal total. Nyawanya tak jadi melayang meski sudah sekarat.

Kisahnya begini, Sapar Suryadi berusaha mengakhiri hidupnya dengan melakukan aksi bunuh diri. Upaya tak baik pria 40 tahun ini dilakukan di kediamannya di Dusun Nonjok, Desa Praymeke, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Dari informasi resmi Komando Daerah Militer 1620/Lombok Tengah dilansir VIVA Militer, Senin 4 Januari 2021, peristiwa mengerikan itu terjadi pada Minggu 3 Januari 2021.

Sapar berusaha bunuh diri di dalam kamar mandi alias WC rumahnya. Alat yang digunakan untuk mati adalah cairan racun yang diminum. Racun sudah habis diminum dan Sapar terkapar sekarat di lantai.

Namun, upaya Sapar gagal. Dalam kondisi kritis dengan mulut sudah berbusa, tiba-tiba pintu kamar mandi didobrak seseorang, yang tak lain adalah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bernama Sersan Dua Rusdin.

Mendapati Sapar terkapar, Serda TNI Rusdin bergerak cepat. Dia langsung mengangkat tubuh Sapar dan melarikannya ke Puskesmas Kopang. Sapar pun mendapatkan penanganan darurat dari juru medis di fasilitas layanan kesehatan itu.

Serda TNI Rusdin merupakan prajurit TNI Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1620-03/Kopang, dia bertugas sebagai Babinsa di wilayah Darmaji dan sekitarnya.

Prajurit TNI AD itu mengetahui bahwa Sapar mau bertemu malaikat maut dari informasi yang dilaporkan masyarakat di desa binaannya melalui sambungan telepon.

"Untuk sementara menyelamatkan nyawa korban dulu yang lebih penting, sebelum kita mencari apa penyebab dan bagaimana kronologisnya hal ini bisa terjadi," kata Komandan Koramil 1620-03/Kopang, Kapten TNI Ali Murtono.

Saat ini Sapar masih terkapar di ruang perawatan Puskesmas Kopang, dia masih mengalami kesakitan tubuhnya akibat efek racun yang telah diminumnya saat berusaha bunuh diri.

Baca: Genting, Mama Sara Dievakuasi Prajurit TNI Kondisinya Pendarahan Hebat