Prajurit TNI Temukan Gubuk di Sarang OPM, Ternyata Ladang Ganja

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada yang spesial di perayaan Dirgahayu ke-73 Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) Tentara Nasional Indonesia. Apakah itu?

Dalam upacara HUT itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengganjar tiga prajurit pasukan elite TNI AU itu dengan penghargaan.

Berdasarkan siaran resmi yang dihimpun VIVA Militer dari Korpaskhas, Jumat 23 Oktober 2020, ketiganya merupakan prajurit dari Batalyon Komando 462 Paskhas.

Nah, salah satu prajurit yang diganjar penghargaan adalah Letnan Satu Febrianto Tri Sulaksono. Dia mendapatkan penghargaan karena prestasi luar biasa ketika ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) di Papua.

Jadi ceritanya begini, Lettu Febri ditugaskan sebagai Komandan Pos Satgas Pamrahwan di salah satu zona merah yang selama ini dikenal sebagai sarang kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Lettu Febri ditugaskan sebagai Komandan Pos Satgas Bandara Udara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

VIVA Militer: Letnan Satu Febrianto Tri Sulaksono saat dapat penghargaan KSAU.
VIVA Militer: Letnan Satu Febrianto Tri Sulaksono saat dapat penghargaan KSAU.

Saat melaksanakan tugas, Lettu Febri dan pasukannya menemukan ladang ganja misterius di sekitar area Bandara Oksibil. Kejadiannya sekitar bukan Maret 2020.

Jadi ladang ganja secara tak sengaja ditemukannya, awalnya dia mendapatkan laporan tentang adanya gubuk yang dianggap mencurigakan di sekitar pagar belakang Tower Airnav Bandara Oksibil.

Lettu Febri dan pasukannya pun bergerak menuju gubuk itu, dan alangkah terkejutnya mereka, ternyata kecurigaan terbukti, di sekitar gubuk itu ditemukan ladang ganja.

Ada sekitar 25 batang pohon ganja di ladang itu. Tak cuma itu saja, di lokasi juga ditemukan mesin untuk menyuling minuman keras.

Karena itulah Lettu Febri menjadi salah satu dari tiga prajurit Paskhas Yonko 462 yang mendapatkan penghargaan dari KSAU di ultah.

Selain Lettu Febri, KSAU juga memberikan penghargaan untuk Sersan Mayor M Muji, karena prestasi menggagalkan pengiriman sabu-sabu dan ekstasi di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Lalu Pratu Syangkot Bayu Segara, karena prestasi meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Pangdam IV/Diponegoro.

Baca: Masuk ke Sarang Macan Leuser, Pangdam Aceh Diarak Prajurit TNI