Prajurit TNI Temukan BBM Pertamina Menumpuk di Perbatasan Timor Leste

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Prajurit Tentara Nasional (TNI) dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan, RI-RDTL, Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti secara tak terduga menemukan Bahan Bakar Minyak milik PT Pertamina di sektor timur perbatasan kedua negara.

Dalam siaran tertulis yang didapatkan VIVA Militer, Senin 9 November 2020, tak tanggung-tanggung ada ratusan liter BBM Pertamina yang ditemukan prajurit Yonif RK 744/SYB.

BBM milik Pertamina itu ditemukan oleh Satgas Pamtas dari Pos Motaain di bawah pimpinan Komandan Kompi 1 Tempur, Letnan Satu Subhan Hamran, tepat di garis batas kedua negara di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Jadi awalnya pasukannya Lettu Subhan mendapatkan informasi dari intelijen TNI di bawah komando Pasi Intel, Lettu Reza Setya Budi, bahwa akan ada aktivitas ilegal di radius 3 kilometer dari Pos Motaain.

Berdasarkan informasi itu Lettu Subhan mengerahkan 3 prajurit TNI untuk melakukan pengintaian di sekitar lokasi yang diinformasikan yakni di sekitar Pantai Atapupu.

Ternyata benar saja, tim pengintai menemukan aktivitas mencurigakan dari sejumlah orang di lokasi itu. Semua aktivitas dilakukan malam hari, tampak orang-orang itu sedang membawa jeriken dengan menggunakan gerobak dan mengumpulkannya ke dekat sebuah perahu.

Akhirnya penyergapan pun direncanakan, Lettu Subhan dan 4 prajurit TNI lainnya bergerak menuju lokasi ketiga pengintai. Pada pukul 02:00 WITA, aktivitas ilegal itu masih berlangsung.

Prajurit TNI pun bergerak mendekati lokasi. Namun, karena medan menuju lokasi sangat berat, dan cahaya bulan sangat terang. Akhirnya gerakan prajurit TNI terdeteksi oleh pelaku. Mereka langsung melarikan diri dengan sepeda motor. Sementara jeriken dibiarkan begitu saja menumpuk di lokasi.

"Para pelaku yang menyadari posisi personel saat itu langsung melarikan diri menuju ke arah jalan dengan menggunakan sepeda motor tanpa berhasil membawa kembali jeriken yang telah dikumpulkannya di dekat perahu," kata Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Letnan Kolonel Alfat Denny Andrian.

Di lokasi prajurit TNI mengamankan barang bukti berupa BBM Pertamina dengan total sebanyak 300 liter. "Semua barang bukti sebanyak 300 liter BBM minyak tanah tersebut ke Mako Satgas RI-RDTL Sektor Timur yang berlokasi di Umanen kota Atambua Barat dengan menggunakan 1 unit truk dan selanjutnya akan melaksanakan koordinasi dengan Polres Belu terkait hasil penangkapan tersebut untuk proses lebih lanjut," kata Letkol Alfat.

Baca: TNI Berduka, Sertu Marinir Daryono Wafat