Prajurit TNI Trisula Kostrad Serbu Dampit, Ada Apa?

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dari satuan Divisi Infanteri 2 Kostrad mengerahkan ratusan prajurit Brigif Para Raider 18/Trisula dan Kikav 8 Kostrad ke Dampit, Malang.

Ratusan prajurit Kostrad TNI AD itu berbondong-bondong mendatangi pemukiman warga yang terdampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Nah, Kecamatan Dampit adalah salah satu wilayah yang terparah akibat gempa yang goncangannya terasa hingga Solo, Jawa Tengah itu.

Danbrigif Para Raider 18/Trisula Kostrad Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa menyatakan, Prajurit Trisula menyerbu Dampit untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk menanggulangi dampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka disebar ke beberapa desa diantaranya Desa Kedawung, Desa Tir, Desa Dandangan dan Desa Bangsri.

"Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang personel gabungan Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad dan Kikav 8/Kostrad di pimpin oleh Kapten Inf Muh. Choriq Bayhaqi," kata Danbrigif PR 18/Trisula Kostrad, Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa dalam keterangan resminya, Rabu, 14 April 2021.

Dia menambahkan, 100 prajurit Kostrad TNI AD itu dikerahkan untuk membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang porakporanda akibat bencana alam gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Sudah menjadi keharusan kami sebagai prajurit untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat yang terdampak bencana alam. Masyarakat adalah ibu kandung TNI, kapanpun kami selalu siap dan ikhlas untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan kami," ujarnya.

"Pada penanggulangan bencana ini seluruh Prajurit Brigif Para Raider 18/Trisula Kostrad, baik Perwira, Bintara dan Tamtama ikut ambil bagian," tambah Danbrigif PR 18/Trisula Kostrad.

Baca: Penyebab Pasukan TNI Kopassus Ditakuti Tentara Asing Terbongkar