Pram/Yere melaju, The Daddies terhenti di 16 besar Indonesia Masters

·Bacaan 1 menit

Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan mendulang sukses dengan lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2021, meninggalkan senior mereka Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang terhenti di babak 16 besar, Kamis.

Pram/Yere lolos dari babak 16 besar setelah mengalahkan ganda putra Jepang, Akira Koga/Taichi Saito dalam laga ketat yang berakhir dengan skor 21-18, 23-21.

"Tadi mainnya saling kejar mengejar ya, mungkin di gim pertama kami menangnya dari segi serangan. Di gim kedua, serangannya agak kendur makanya poinnya lebih ketat," kata Yere soal laganya di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Di babak delapan besar, Pram/Yere akan bertemu rekan sepelatnas yang merupakan unggulan teratas yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Bagi Pram/Yere, pertemuannya dengan Minions harus dibekali dengan persiapan matang terutama dari aspek fisik yang dituntut lebih prima.

"Biasa saja bertemua Minions, kan latihan sering ketemu. Paling persiapan di fisik saja seperti tidur lebih cepat dan makan banyak. Tadi sudah terkuras tenaganya," kata Pram menjelaskan.

Selain persiapan fisik, Pram/Yere juga akan berdiskusi dengan pelatih dan menonton rekaman video saat melakoni turnamen simulasi Olimpiade Tokyo yang berlangsung di Pelatnas PBSI.

Dengan mempelajari permainan Kevin/Marcus di video, diharapkan mereka bisa menyiapkan strategi terbaik untuk mengalahkan Kevin/Marcus.

Dalam laga yang hampir bersamaan, ganda putra peringkat dua Hendra/Ahsan disingkirkan oleh Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang.

The Daddies dikalahkan pemenang Denmark Open 2021 itu dalam rubber game 21-11, 15-21, 12-21.

Baca juga: Permainan tak berkembang faktor kekalahan Vito di babak kedua
Baca juga: Minions wakil Indonesia pertama lolos perempat final Indonesia Masters

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel