Prancis Kirimkan 600 Ribu Vaksin AstraZeneca untuk Indonesia

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Sebanyak 600.000 dosisi vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia. Vaksin ini berasal dari Prancis dan kini sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta, tahap ke 83.

Olivier Chambard yang merupakan Duta Besar Prancis untuk Indonesia menyatakan jika ini adalah penerimaan terakhir dengan jumlah total keseluruhan sebanyak 3 juta dosis. Aksi ini merupakan wujud solsidaritas Pemerintah Prancis sebagaimana upaya dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk membantu masyarakat dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

“Untuk memenangkan perang melawan COVID-19 ini, akses ke vaksin harus secara global dan setara,” kata Oliver saat menyambut kedatangan vaksin AstraZeneca.

TERKAIT: Mengenal Indra Rudiansyah, Pemuda Indonesia yang Terlibat dalam Pengembangan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

TERKAIT: Mengetahui Fakta Vaksin AstraZeneca dan Sinopharm

TERKAIT: Astrazeneca Berkolaborasi dengan Plan Indonesia Guna Meningkatkan Pengetahun dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Skema Vaksin Dose-sharing dari Prancis

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Adanya kedatangan vaksin AstraZeneca ini menambah jumlah vaksin COVID-19 yang telah hadir di Indonesia, baik dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun bentuk jadi sebanyak 276.159.850 dosis.

Dikutip dari Liputan6.com, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Prancis atas berbagi dosis (dose-sharing) kepada Indonesia.

Selain terus menyuarakan kesetaraan akses vaksin COVID-19 untuk semua negara, Indonesia berada di garda depan dalam memberikan masukan bagi upaya penataan ulang arsitektur kesehatan dunia.

Dunia lebih siap hadapi tantangan kesehatan di masa mendatang

Ilustrasi/copyrightshutterstock/sri widyowati
Ilustrasi/copyrightshutterstock/sri widyowati

"Tujuannya, agar dunia lebih siap hadapi tantangan kesehatan di masa mendatang," ujar Retno melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com.

Sebagai informasi, per 2 Oktober 2021, sudah 44 persen dari sasaran vaksinasi yang mendapatkan dosis pertama dan 25,2 persen mendapatkan dosis lengkap.

Untuk kelompok lansia, sebanyak 6,6 juta orang yang mendapatkan dosis pertama dan 4,4 juta di antaranya, sudah mendapatkan dosis lengkap.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel