Prarekonstruksi di Rumah Ferdy Sambo Terkait Dugaan Pelecehan dan Pengancaman

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim gabungan Mabes Polri, Polres Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya melakukan prarekontruksi terkait kasus tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di Rumah Dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7). Namun, prarekonstruksi ini dilakukan untuk kasus dugaan pelecehan dan pengancaman yang dituduhkan kepada Brigadir J.

"Dua laporan yang disidik Polda Metro Jaya. Pertama pencabulan, kedua pengancaman dan percobaan pembunuhan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pantauan, garis polisi atau police line terpasang melingkari tembok luar sampai pintu pagar Rumah Dinas (Rumdin) Ferdy Sambo.

Awak media hanya diizinkan menyorot aktivitas prarekontruksi dari jarak 30 meter. Terlihat, beberapa kepolisian masuk ke kediaman Irjen Ferdy Sambo melalui pintu samping.

Ada beberapa koper yang dibawa masuk diduga itu adalah alat penunjang untuk melakukan prarekontruksi.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Ridwan Solpanit memantau jalannya prarekontruksi.

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan penyidik Polda Metro Jaya sedang melakukan kegiatan prarekontruksi di Kediaman Irjen Pol Ferdy Sambo. Turut terlibat di dalamnya Tim Inafis dan Puslabfor Polri, Dokpol.

Brigadir J Dituduh Lakukan Pelecehan

Sebelumnya, polisi menyatakan, Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat ditemukan tewas bersimbah darah di dekat tangga di sebuah rumah dinas pada Jumat (8/7) sekira 17.00 WIB.

Ada barang bukti berupa senjata, selongsong serta proyektil peluru. Berdasarkan keterangan polisi, Brigadir J tewas usai terlibat baku tembak dengan Bharada E. Mereka menyatakan peristiwa ini diawali dari dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri dari Irjen Pol Ferdy Sambo.

Tak cuma itu, Brigadir J juga disebut menodongkan menggunakan pistol ke kepala istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Aksi Brigadir J diketahui oleh Bharada RE yang juga berada di dalam rumah. Bharada RE bertanya baik-baik apa yang sebenarnya terjadi kepada Brigadir J, namun tak dijawab Brigadir J malah melepaskan tembakan.

Tapi keterangan polisi ini mengundang banyak tanda tanya. Bahkan belakangan ada kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dinaikkan ke penyidikan.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel