Pratu Seran selamatkan anak yang hilang di Manokwari

·Bacaan 1 menit

Seorang anak perempuan usia 7 tahun yang dikabarkan hilang di Manokwari, ditemukan dalam kondisi selamat oleh Pratu Seran, anggota Babinsa Kelurahan Amban Koramil 1801-01 jajaran Kodim 1801/Manokwari, Senin.

"Saat melaksanakan Kegiatan PPKM di warung-warung makan, saya memperhatikan seorang anak perempuan duduk sendiri di salah satu warung, saya lalu mencocokkan wajah anak itu dengan foto dan informasi viral media sosial tentang anak hilang," ujar Pratu Seran.

Ia lalu menanyakan identitas dan alamat orang tua dari anak tersebut, selanjutnya mengantarkan pulang ke alamat yang disebutnya.

"Anak perempuan ini bernama Gress Mandacan berusia 7 Tahun beralamat di Jalan Gunung Salju Amban. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia dan Gress tinggal bersama dengan pamannya," ujar Seran.


Baca juga: TNI membantu warga Deiyai Papua buat kolam ikan
Baca juga: Babinsa-Babinkamtibmas berkolaborasi sadarkan anggota OPM
Baca juga: Babinsa Kodim 1709/Yawa bantu bahan pokok kepada warga binaan

Saat menyerahkan Gress ke Pamannya, Pratu Seran mengingatkan agar keluarga lebih waspada, serta memberikan perhatian yang lebih baik kepada Gress sehingga tidak bermain lebih jauh dari perkarangan rumah.

Semenetara itu, Danramil 1801-01/Manokwari Mayor Inf D Mendrofa, menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Amban adalah bagian dari panggilan tugas seorang aparat teritorial membantu sesama, termasuk warga binaan saat hadapi kesulitan.

"Sikap ini sebagai wujud kepedulian seorang Babinsa kepada masyarakat dalam memperhatikan situasi dan kondisi di wilayah teritorialnya," ujar Danramil.

Sementara itu, Andreas Mandacan menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Babinsa Amban Pratu Seran yang sudah menemukan dan mengantar Gress Mandacan pulang ke rumah setelah meninggalkan rumah sejak Sabtu (18/12) lalu.

"Semoga kebaikan dan ketulusan Bapak Tentara diberikan rezeki yang melimpah serta keluarganya pun diberikan pelindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa," ucap Andreas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel