Praveen/Melati akui grogi saat debut di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Satu-satunya wakil Indonesia dari sektor ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengaku grogi saat melakukan debut di Olimpiade Tokyo 2020 menghadapi pasangan Australia Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville.

Pada laga penyisihan pertama Grup C yang berjalan selama 52 menit di Lapangan 2 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, Praveen/Melati menang tiga gim dengan skor 20-22, 21-17, 21-13.

“Pertama kali bertanding di Olimpiade, rasanya lumayan grogi, agak nervous,” kata Melati, seperti dikutip laman resmi BWF, Sabtu.

Baca juga: Praveen/Melati catat kemenangan pertama penyisihan Grup C Olimpiade

Praveen/Melati harus melalui laga yang cukup sengit untuk meraih kemenangan atas Leung/Somerville. Terutama pada gim pertama, ketika pertandingan berjalan begitu ketat.

Wakil Garuda yang sempat memimpin hingga 20-13, tiba-tiba dikejar oleh duo Australia tersebut dan kedudukan menjadi imbang 20-20. Leung/Somerville kemudian dengan cepat mengamankan dua poin terakhir dan merebut gim pertama.

“Hari ini saya mainnya belum enak, belum lepas. Tadi sudah memimpin, tapi kemudian berbalik karena saya agak tegang, lengah dan akhirnya panik ketika sudah tersusul,” ujar Melati.

Masuk gim kedua, Praveen/Melati mengaku masih merasa panik dan grogi. Namun, mereka pelan-pelan berusaha untuk mengusir rasa gugup tersebut dan menggantinya dengan kepercayaan diri, sehingga bisa keluar dari tekanan lawan.

Baca juga: Pelatih tak berikan arahan khusus untuk Praveen/Melati di laga perdana

“Di awal-awal gim kedua, kami masih kepikiran gim pertama, jadi mainnya malah makin tidak enak dan poinnya tertinggal. Beruntung pelan-pelan kami bisa balik. Kuncinya, komunikasi terus sama Jordan, dan saya terus menguatkan diri sendiri. Banyak ngomong sama diri sendiri dan teriak,” ungkap Melati.

Pada pertandingan selanjutnya, Praveen/Melati bertekad untuk lebih siap lagi dan tidak mau lengah sedikitpun karena lawan yang mereka hadapi semakin berat.

“Kami mainnya masih kurang ‘in’ hari ini, belum terlalu bagus. Beruntung kami bisa memenangkan pertandingan. Tapi untuk selanjutnya kami akan berusaha untuk lebih siap lagi, lebih fokus dan jangan sampai lengah,” tambah Praveen.

Setelah Leung/Somerville, Praveen/Melati masih menyisakan dua laga penyisihan di Grup C, yaitu melawan Mathias Christiansen/Alexandra Boje asal Denmark pada Minggu (25/7), kemudian menghadapi wakil tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higashino pada Senin (26/7).

Baca juga: Minions mainkan laga ketat kontra Ben/Sean di Grup A ganda putra
Baca juga: Jonatan menang mudah di laga pertama bulu tangkis Tokyo 2020
Baca juga: Greysia/Apriyani petik kemenangan pada laga pembuka Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel