Prediksi Bola.com: 2 Anak Didik Shin Tae-yong Berpotensi Meledak bersama Bali United di BRI Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Denpasar - Bali United merupakan tim dengan rataan skuad tertua di BRI Liga 1 2021/2022. Dari 30 pemain yang terdaftar saat ini, rataan usia skuad Bali United mencapai 29,2 tahun.

Tak mengherankan bila Serdadu Tridatu, julukan Bali United mendapatkan status tersebut. Saat ini mereka memiliki 13 pemain yang telah berusia kepala tiga, terbanyak di antara klub BRI Liga 1 lainnya.

Meski begitu, beberapa pemain muda siap mengintervensi para seniornya dan bersinar di kompetisi tahun ini. Klub asal Pulau Dewata tersebut tak hanya sibuk mengumpulkan pemain bintang, tetapi juga fokus mendidik pemain-pemain muda.

I Made Andhika, dan Ricky Fajrin merupakan dua nama yang mampu menembus persaingan tim utama Bali United. Selain itu, masih banyak nama lain yang mengorbit setelah tampil apik di tim muda Bali United.

Namun, kebanyakan dari para pemain muda ini akhirnya hengkang demi kesempatan bermain lebih banyak. Entah dengan status pinjaman atau permanen, mereka memilih angkat kaki untuk mengejar pengalaman yang dibutuhkan.

Di skuad Bali United saat ini, tak banyak pemain muda yang tersisa. Namun, dua nama layak dikedepankan untuk menjadi tulang punggung tim musim ini. Siapa dua pemain yang dimaksud?

Komang Tri Arta

Bek muda Bali United, I Komang Tri Artha Wiguna. (Bola.com/Maheswara Putra)
Bek muda Bali United, I Komang Tri Artha Wiguna. (Bola.com/Maheswara Putra)

Pemain berposisi bek tengah ini merupakan salah satu nama yang bisa menggoyang hegemoni seniornya. Baru berusia 19 tahun, Komang Tri Arta memiliki banyak kesempatan untuk berkembang.

Namanya pertama kali dikenal saat menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Shin Tae-yong beberapa kali mempercayainya mengawal pertahanan Garuda Nusantara.

Dengan jadwal yang diperkirakan bakal super padat, kemampuan empat bek tengah senior bisa terkuras habis. Saat itu, Komang Tri Arta bisa menjadi solusi bagi Stefano Cugurra yang tak ingin kualitas pertahanannya berkurang.

I Kadek Agung Widnyana Putra

Gelandang Timnas Indonesia U-23 dan Bali United, Kadek Agung Widnyana Putra, menjadi kapten Tim Garuda Muda saat beruji coba menghadapi klubnya, Bali United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3/2019). (PSSI)
Gelandang Timnas Indonesia U-23 dan Bali United, Kadek Agung Widnyana Putra, menjadi kapten Tim Garuda Muda saat beruji coba menghadapi klubnya, Bali United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/3/2019). (PSSI)

Kepergian Paulo Sergio merupakan pukulan berat bagi skuad Bali United. Mantan penggawa Bhayangkara FC itu menjadi kunci serangan bersama Stefano Lilipaly dan Ilija Spasojevic, saat meraih gelar juara Liga 1 2019.

Kepergiannya benar-benar menyisakan lubang bagi skema permainan Bali United. Diego Assis mendapat kesempatan mengggantikannya, tetapi performanya tak memuaskan sehingga dicoret sebelum kompetisi dimulai.

Tetapi Stefano Cugurra tak perlu cemas dengan kreativitas Bali United. Sebab, I Kadek Agung Widnyana Putra siap mengemban amanah menjadi pemain nomor 10 di skuad bertabur bintang Bali United.

Walaupun sering masuk sebagai pemain pengganti, performanya justru diakui pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut tak ragu memberikan caps pertama pada akhir Mei lalu.

Tak hanya itu, Kadek juga memainkan seluruh pertandingan timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Bahkan, satu golnya ke gawang Thailand berhasil memberikan satu-satunya poin bagi Skuad Garuda.

Penampilannya bersama timnas Indonesia tak bisa disepelekan begitu saja. BRI Liga 1 bakal jadi ajang pembuktian yang pas bagaimana permainannya telah meningkat drastis.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel