Prediksi Tren Musik 2021, Weird Genius Wakili Karakter Indonesia

Tasya Paramitha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tren musik selalu berubah secara dinamis mengikuti selera penggemar. Di tahun 2020 ini, Weird Genius dinilai sebagai musisi lokal yang mewakili karakter musik Indonesia.

Pengamat musik, Adib Hidayat mengungkapkan, Weird Genius menjadi sebuah role model bagi musisi lainnya, lantaran mampu mengemas musik kekinian dengan nuansa tradisi yang cukup kental. Alhasil, karya yang dihasilkan pun begitu apik dan dinikmati oleh para pendengar.

"(Musisi yang mewakili karakter Indonesia) Weird Genius. Karena menjadi sebuah role model, juga bagaimana mengemas musik kekinian dengan nuansa tradisi menjadi sesuatu yang cool gitu," ujar Adib melalui virtual conference Resso, Kamis, 17 Desember 2020.

Mau tahu musik dengan sentuhan tradisi seperti apa yang diprediksi bisa buat musik Indonesia dikenal di dunia internasional? Klik halaman selanjutnya.

Menurutnya, musik yang menggabungkan unsur kekinian dengan sentuhan tradisi disambut baik oleh penikmat musik, baik dari dalam begeri maupun luar negeri. Sehingga, ia menilai, musik seperti ini juga dapat menjadi salah satu tren baru yang meramaikan pasar musik Indonesia di tahun berikutnya.

"Hal-hal seperti itu sangat mudah direspons oleh media luar negeri dan audiens di luar. Jadi bahasa-bahasa dari daerah dikemas dengan musik yang bagus itu menurut saya bisa menjadi salah satu tren baru. Bukan berarti yang lain tidak mewakili, tetapi kalau melihat trennya, seperti itu," jelas Adib.

Senada dengan Adib Hidayat, Head of Music and Content Resso, Christo Putra, menilai bahwa lagu-lagu berbahasa daerah dengan kombinasi musik elektro atau musik kekinian lainnya, bisa menjadi tren baru, bahkan diharapkan bisa menembus pasar Internasional.

Baca artikel ini sampai habis untuk mengetahui berita selengkapnya.

"Musisi dengan lagu-lagu berbahasa Jawa atau daerah itu bisa dibilang lebih terapresiasi dengan kombinasi antara musik elektronik, atau genre musik lainnya itu bisa jadi kekuatan kita, atau kekuatan musik Indonesia untuk menuju ke pasar Internasional," kata Christo.

Ia melanjutkan, kalau kita melihat tren musik K-Pop, tidak semua orang tahu liriknya seperti apa. Namun, selama ini para pendengar menyukainya.

“Itu bisa jadi tren. Jadi enggak menutup kemungkinan lagu berbahasa Jawa atau bahasa daerah yang dikombinasikan dengan lagu kekinian atau masa kini bisa viral di luar sih," tambahnya.

Laporan: Firda Junita