Premi Asuransi Risiko Banjir Disepakati

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Tempo
    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia akan mengoperasikan 8 slot penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dengan demikian, kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, maskapainya akan mengoperasikan 16 penerbangan dalam sehari. …

TEMPO.CO , Jakarta: Ketua Departemen Properti Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Sylvy Setiawan, mengatakan industri asuransi telah menetapkan pembaruan premi risiko banjir. Premi risiko banjir ini akan didasari data terbaru yang didukung dengan pemetaan wilayah banjir yang terbagi menjadi tiga kelompok kerugian, terutama untuk wilayah DKI Jakarta.

Zona pertama (low) adalah daerah yang terkena banjir dengan ketinggian 30 sentimeter. Zona kedua (moderate) adalah daerah banjir dengan ketinggian 30-60 cm. “Zona ketiga (high) daerah banjir dengan tinggi di atas 60 cm,” ujarnya seusai acara “Rate Sosialisasi dan Pemetaan untuk Risiko Banjir” di kantor AAUI, akhir pekan lalu, di Gedung Permata, Jakarta.

Sylvy mengungkapkan, premi asuransi dibagi menjadi tiga tingkat berdasarkan harga properti atau harga barang yang diasuransikan. Premi asuransi untuk zona I sebesar 0,045 persen, premi asuransi di zona II sebesar 0,17 persen, dan premi zona III sebesar 0,52 persen dari total harga barang yang diasuransikan.

Adapun penetapan premi di luar wilayah DKI Jakarta dilakukan dengan pemetaan berdasarkan frekuensi banjir. Zona low dengan properti belum pernah mengalami banjir atau pernah mengalami banjir dalam waktu 6 tahun terakhir. Zona moderate ialah lokasi yang pernah mengalami banjir dalam 6 tahun terakhir. Zona high adalah lokasi yang pernah mengalami banjir dalam 3 tahun terakhir. Ketentuan premi asuransi banjir yang baru ini akan mulai berlaku pada 14 Maret 2013.

Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan, Firdaus Djaelani, mengatakan permintaan terhadap asuransi banjir akan semakin meningkat, terutama di wilayah DKI Jakarta dan kota-kota besar lainnya. "Potensinya akan meningkat sekitar 20-30 persen dari premi yang selama ini sudah ada," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua AAUI Cornelis Simanjuntak memperkirakan nilai jumlah klaim akibat banjir besar pada awal tahun ini bisa mencapai Rp 3 triliun atau melonjak 50 persen dibanding pada 2007. Jumlah klaim tersebut termasuk klaim asuransi properti dan asuransi kendaraan bermotor. Khusus untuk klaim kendaraan bermotor diperkirakan bakal mencapai Rp 50 miliar.

FIONA PUTRI HASYIM

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...