Premier League Tertunda, Nike dan Liverpool Buat Kesepakatan Baru

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Liverpool memastikan akan tetap menggunakan jersey New Balance hingga musim kompetisi 2019/2020 berakhir. Kontrak Liverpool dengan New Balance sendiri akan berakhir pada 31 Mei mendatang. 

Setelah itu, pasukan Juergen Klopp ini akan menggunakan jersey dari apparel, Nike. Artinya seharusnya kontrak Nike dengan Liverpool efektif berlaku pada 1 Juni. 

Namun karena Premier League tertunda sejak Maret lalu akibat virus corona COVID-19, maka Liverpool dan Nike  membuat kesepakatan baru. Dikutip dari Mirror, Nike sepakat memundurkan tanggal aktivasi kontrak dari 1 Juni menjadi sampai dimulainya musim kompetisi 2020/2021 dimulai. Meski sampai sekarang masih belum ada kejelasan kapan Premier League musim 2020/2021 dimulai.

Premier League sendiri dikabarkan akan kembali bergulir Juni mendatang. Namun untuk skema Proyek Restart Premier League hingga kini masih dimatangkan dan beberapa detail harus ada yang ditinjau ulang agar alasan keamanan pemain bisa dijaga.

Jersey Liverpool untuk musim 2019/2020.

New Balance menjadi penyedia perlengkapan Liverpool sejak 2015 lalu. Nilai kontrak kerjasama tersebut mencapai £45 juta (sekitar Rp808 miliar). 

Sedangkan nilai kontrak Nike dengan Liverpool £70 juta (sekitar Rp1,2 triliun). Selain itu Nike juga menawarkan pembagian 20 persen dari setiap penjualan jersey The Reds. 

Di sisi lain, New Balance akan menjadi bagian dari Liverpool saat mengangkat Piala Premier League untuk pertama kalinya sejak 30 tahun. Liverpool memimpin puncak klasemen Premier League dengan keunggalan 25 poin dari Manchester City di posisi runner up. 

Baca juga:

Rencana Bek Chelsea Jika Sudah Pensiun dari Sepakbola

Demi Keamanan Kapten Aston Villa 'Dikawal' Anjing Seharga Rp42 Juta?