Premier League XI Terhebat Sepanjang Masa : Ini Idaman Banget Sih, Harganya Tembus Triliunan Rupiah

Bola.com, Jakarta - Tinggal menghitung hari, Premier League 2022/2023 akan dimulai pada akhir pekan nanti. Rangkaian aksi menarik bakal tersaji di kompetisi tertinggi Inggris.

Tak hanya di Negeri Ratu Elizabeth II, jutaan mata di seluruh dunia juga akan menyaksikan langsung tim kesayangan serta aksi pemain idola. Kami tahu kalian sudah tak sabar.

 

Daftar Nama

Sembari menanti, yuk kita lihat dulu Starting XI terhebat Premier League sepanjang masa versi sportskeeda. Bagi kamu yang idolanya masuk line up tentunya senang dan bangga.

Tapi bagi yang tidak, santuy saja ya. Kamu bisa kok bikin Starting XI versi diri sendiri. Nggak ada yang larang. Oke. Siapa saja pemain yang beruntung masuk Starting XI dalam formasi 4-3-3? Dan siapa pula pelatihnya? Kepoin yuk!

 

Kiper – Peter Schmeichel

Peter Schmeichel - Kiper legendaris Manchester United ini pernah bekerja serabutan sebelum terkenal sebagai pesepak bola top dunia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pernah bekerja di pabrik hingga membersihkan rumah orang lain. (AFP/Eric Cabanis)
Peter Schmeichel - Kiper legendaris Manchester United ini pernah bekerja serabutan sebelum terkenal sebagai pesepak bola top dunia. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pernah bekerja di pabrik hingga membersihkan rumah orang lain. (AFP/Eric Cabanis)

Dia adalah legenda Manchester United. Pemain asal Denmark ini dianggap banyak orang sebagai satu di antara penjaga gawang terhebat yang pernah ada.

Tinggi besar bagai raksasa, Schmeichel sosok kiper yang sangat sulit untuk dijebol. Dia memenangkan lima gelar Liga Inggris bersama Setan Merah termasuk, treble yang terkenal pada tahun 1999.

 

Ashley Cole – Bek Kiri

Ashley Cole. Bek asal Inggris ini meninggalkan Arsenal pada musim 2006/2007 menuju Chelsea. Pada musim 2009/2010 ia sukses meraih gelar Premier League bersama Chelsea setelah sebelumnya mampu meraih 2 gelar Premier League bersama Arsenal pada musim 2001/2002 dan 2003/2004. (AFP/Andrew Yates)
Ashley Cole. Bek asal Inggris ini meninggalkan Arsenal pada musim 2006/2007 menuju Chelsea. Pada musim 2009/2010 ia sukses meraih gelar Premier League bersama Chelsea setelah sebelumnya mampu meraih 2 gelar Premier League bersama Arsenal pada musim 2001/2002 dan 2003/2004. (AFP/Andrew Yates)

Bek kiri terhebat Liga Inggris. Status itu tak ada yang meragukan ketika teralamatkan ke Ashley Cole.

Cole adalah bek kiri yang tidak pernah takut untuk maju menyerbu. Di Arsenal, Cole adalah ancaman serangan besar yang bekerja tanpa lelah di sayap dan membantu dalam pertahanan dan serangan.

Cole memenangkan tiga gelar Liga Premier dalam karirrnya, dua di antaranya bersama Arsenal.

 

John Terry – Bek Tengah

John Terry bukan hanya sebagai bek tengah terhebat, melainkan juga salah satu kapten terbaik di Liga Inggris. Selama 13 tahun kepemimpinannya, Chelsea mampu meraih banyak gelar, termasuk gelar Liga Inggris musim 2004/05 dan 2005/06. (AFP/Ian Kington)
John Terry bukan hanya sebagai bek tengah terhebat, melainkan juga salah satu kapten terbaik di Liga Inggris. Selama 13 tahun kepemimpinannya, Chelsea mampu meraih banyak gelar, termasuk gelar Liga Inggris musim 2004/05 dan 2005/06. (AFP/Ian Kington)

Kapten. Pemimpin. Legenda. Tiga kata yang tepat untuk meringkas satu di antara bek tengah terbaik di generasinya.

Seorang juara sejati, John Terry telah mendapatkan beberapa penghargaan atas jasanya untuk klub dan Timnas Inggris. Tanpa basa-basi dan tanpa kompromi dengan kemampuan udara yang sempurna.

Dari 1998 hingga 2017, Terry memenangkan banyak trofi bersama The Blues.

 

Tony Adams – Bek Tengah

Tony Adams. Bek legendaris Arsenal ini pernah dijatuhi hukuman empat bulan penjara pada Desember 1990. Ia terlibat kasus kecelakaan saat mobilnya menabrak tembok pada 6 Mei 1990. Saat diperiksa, kandungan alkohol dalam darahnya 4 kali lebih banyak dari batas normal. (AFP/Adrian Dennis)
Tony Adams. Bek legendaris Arsenal ini pernah dijatuhi hukuman empat bulan penjara pada Desember 1990. Ia terlibat kasus kecelakaan saat mobilnya menabrak tembok pada 6 Mei 1990. Saat diperiksa, kandungan alkohol dalam darahnya 4 kali lebih banyak dari batas normal. (AFP/Adrian Dennis)

Satu di antara pemain terhebat Arsenal. Adams menunjukkan kesetiaan yang luar biasa sepanjang 19 tahun kariernya bersama The Gunners (1983–2002).

Adams menjabat kapten tim pada usia yang sangat muda dan paling inspiratif sepanjang masa. Adams yang bermain seperti batu karang di pertahanan memainkan peran kunci dalam kemenangan gelar 1997/1998 di bawah Arsene Wenger.

 

Gary Neville – Bek Kanan

Mantan bek Manchester United, Gary Neville berkomentar tentang hasil apik Manchester City di Liga Inggris pada musim ini. (Getty Images).
Mantan bek Manchester United, Gary Neville berkomentar tentang hasil apik Manchester City di Liga Inggris pada musim ini. (Getty Images).

Dia punya andil besar kala MU memenangkan banyak gelar di bawah Sir Alex Ferguson. Ini saja sudah memberikan indikasi betapa pentingnya dan efisiennya Neville dalam menjalankan tugasnya.

Secara teknis, Neville tidak memiliki atribut untuk menjadi full back top karena ia tak punya kecepatan. Tapi dia bermain taktis, cerdas, pekerja keras, profesional, dan punya tekad kuat. Dia memenangkan delapan gelar Liga Premier dalam kariernya di Old Trafford (1992–2011).

 

Patrick Vieira – Gelandang Bertahan Tengah

Patrick Vieira. Mantan gelandang Arsenal ini sempat dilatih Roberto Mancini di 2 klub terakhirnya sebelum pensiun, yaitu Inter Milan dan Manchester City. Musim 2021/2022 ini dirinya ditunjuk menangani Crystal Palace setelah sebelumnya membesut New York City FC dan OSG Nice. (Foto: AFP/Remy Gabalda)
Patrick Vieira. Mantan gelandang Arsenal ini sempat dilatih Roberto Mancini di 2 klub terakhirnya sebelum pensiun, yaitu Inter Milan dan Manchester City. Musim 2021/2022 ini dirinya ditunjuk menangani Crystal Palace setelah sebelumnya membesut New York City FC dan OSG Nice. (Foto: AFP/Remy Gabalda)

Dia adalah kapten tim Arsenal "tak terkalahkan" yang luar biasa. Vieira memimpin timnya dengan memberi contoh. Seorang pemain yang punya kualitas tekel, operan terukur, dan determinasi tinggi.

Bertarung secara terus menerus di lini tengah bukanlah perkara gampang. Dibutuhkan kekuatan, teknik, serta ketenangan yang baik. Vieira punya semua itu. Atas jasa-jasanya dari 1996 sampai 2005, fans sangat menghormatinya.

 

Steven Gerrard – Gelandang Tengah

Steven Gerrard tidak pernah memenangkan gelar Liga Inggris sebagai kapten bersama Liverpool dari tahun 2003 hingga 2015. Namun kepemimpinannya bersama The Reds amatlah besar. (Foto: AFP/Steve Parkin)
Steven Gerrard tidak pernah memenangkan gelar Liga Inggris sebagai kapten bersama Liverpool dari tahun 2003 hingga 2015. Namun kepemimpinannya bersama The Reds amatlah besar. (Foto: AFP/Steve Parkin)

Steven Gerrard adalah satu-satunya pemain kelas dunia yang benar-benar bertahan dengan Liverpool sepanjang masa, baik dalam kondisi baik maupun buruk (1998–2015). Dia gelandang kreatif dengan energi tak terbatas.

Dia mencetak gol penting pada saat-saat genting. Seorang pemimpin sejati, Gerrard adalah seorang pemain yang tak kenal lelah dan memiliki visi yang luar biasa. Seorang pahlawan sejati di Anfield, Gerrard layak mendapatkan kata 'legenda'.

 

Paul Scholes – Gelandang Tengah

Paul Scholes. Gelandang Inggris ini berusia 38 tahun, 3 bulan dan 6 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan West Bromwich Albion di Premier League, 19 Mei 2013. Selama total 19 musim telah bermain dalam 708 laga dengan mencetak 152 gol dan 73 assist. (AFP/Andrew Yates)
Paul Scholes. Gelandang Inggris ini berusia 38 tahun, 3 bulan dan 6 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan West Bromwich Albion di Premier League, 19 Mei 2013. Selama total 19 musim telah bermain dalam 708 laga dengan mencetak 152 gol dan 73 assist. (AFP/Andrew Yates)

Xavi menyebut Scholes sebagai “gelandang tengah terbaik yang pernah dilihatnya dalam 15-20 tahun terakhir”. Scholes menjadi satu di antara pemain terbaik Liga Inggris yang pernah ada.

Dia telah memenangkan 25 trofi yang menakjubkan bersama Manchester United yang mencakup 11 gelar Liga Premier dan dua gelar Liga Champions. Scholes sangat dihormati karena keterampilan teknisnya, terkenal karena umpan akuratnya, gerakan cerdas, dan tembakan kuat dari jarak jauh.

Seorang pemain box-to-box yang berpengetahuan luas, ulet, dan serbaguna.

 

Ryan Giggs – Sayap Kiri

Ryan Giggs menjadi kunci kesuksesan MU di era Sir Alex Ferguson. Menghabiskan seluruh kariernya di Old Trafford, ia tercatat sebagai pencetak assist terbanyak dalam sejarah Setan Merah. Total sudah ada 35 trofi, termasuk 13 gelar Liga Inggris yang pernah ia persembahkan. (AFP/Paul Ellis)
Ryan Giggs menjadi kunci kesuksesan MU di era Sir Alex Ferguson. Menghabiskan seluruh kariernya di Old Trafford, ia tercatat sebagai pencetak assist terbanyak dalam sejarah Setan Merah. Total sudah ada 35 trofi, termasuk 13 gelar Liga Inggris yang pernah ia persembahkan. (AFP/Paul Ellis)

Ryan Giggs satu di antara pemain terbesar Manchester United tidak perlu diragukan lagi. Cepat dan kuat. Ada suatu masa ketika orang biasa mengatakan "Anda tidak dapat melihat kakinya ketika dia berlari".

Penghargaan utama yang diraihnya bersama Manchester United adalah: 13 gelar Liga Utama Inggris, 4 Piala FA, 3 Piala Liga, 2 Liga Champions, 1 Piala Dunia Antarklub, 1 Piala Interkontinental, dan 1 Piala Super Eropa.

 

Cristiano Ronaldo – Sayap Kanan

Pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo menggiring bola saat laga pramusim Manchester United melawan Rayo Vallecao di Old Trafford, Minggu (31/07/2022). Laga berakhir dengan skor 1-1. (AFP/Nigel Roddis)
Pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo menggiring bola saat laga pramusim Manchester United melawan Rayo Vallecao di Old Trafford, Minggu (31/07/2022). Laga berakhir dengan skor 1-1. (AFP/Nigel Roddis)

Satu dari dua pesepakbola yang menonjol dari generasi ini bersama dengan Lionel Messi. Hal itu layak mendarat di dada Cristiano Ronaldo.

Ia menghabiskan enam tahun di Manchester United dan di sinilah dia mengumumkan dirinya sebagai satu di antara pesepakbola terbaik di dunia.

Memiliki hasrat membara untuk menjadi yang terbaik, Ronaldo telah bekerja keras untuk mengasah bakatnya yang luar biasa dan menjadi salah satu pemain terhebat.

 

Thierry Henry – Penyerang

Thierry Henry - legenda Arsenal ini merupakan top scorer sepanjang masa The Gunners. Namun, sebelum bersinar di Premier League, Henry sempat kesulitan menemukan permainan terbaiknya bersama Juventus. (AFP/Odd Andersen)
Thierry Henry - legenda Arsenal ini merupakan top scorer sepanjang masa The Gunners. Namun, sebelum bersinar di Premier League, Henry sempat kesulitan menemukan permainan terbaiknya bersama Juventus. (AFP/Odd Andersen)

Dia sosok penyerang terhebat yang pernah menghiasi Liga Inggris kala memperkuat Arsenal. Ketika Henry dalam kondisi terbaiknya, dia merupakan monster yang menakutkan bagi pemain bertahan lawan.

Dia adalah bagian integral dari skuad Arsenal yang tak terkalahkan. Henry memenangkan dua gelar Liga Inggris bersama Arsenal. Dia juga memenangkan Sepatu Emas Liga Premier selama empat musim.

 

Sang Pelatih

Manajer Manchester United Sir ALex Ferguson pada sesi wawancara, 5 April 2011, jelang laga perempat final Liga Champions melawan Chelsea di Stamford Bridge. AFP PHOTO/BEN STANSALL
Manajer Manchester United Sir ALex Ferguson pada sesi wawancara, 5 April 2011, jelang laga perempat final Liga Champions melawan Chelsea di Stamford Bridge. AFP PHOTO/BEN STANSALL

Pada posisi pelatih, hanya ada satu pilihan dan itu tidak diragukan lagi adalah Sir Alex Ferguson. Pelatih asal Skotlandia itu memenangkan 13 gelar Liga Inggris yang menakjubkan bersama MU. Ia berhasil menjatuhkan Liverpool dari tempat teratas seperti yang pernah terucap dari mulutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel