Presiden akan Hadiri Hari Nusantara di Lombok

Mataram (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri puncak peringatan Hari Nusantara yang diadakan di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 17 Desember 2012.

"Upacara penutupan Hari Nusantara pada 17 Desember 2012, di Kabupaten Lombok Timur, dengan inspektur upacara Presiden RI," kata Komandan Resimen Taruna Latihan Akademi TNI Kolonel Inf Benny Susianto, saat melaporkan rencana kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-33 di Pulau Lombok, NTB, kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, di Mataram, Minggu.

Laporan rencana kegiatan itu disampaikan dalam pertemuan singkat di Kantor Gubernur NTB, usai upacara pembukaan Latsitardanus di Lapangan Sangkareang Mataram.

Benny mengatakan, kegiatan Latsitardanus 2012 itu diikuti oleh 1.292 orang peserta dan 247 orang pengasuh.

Sebanyak 1.292 orang peserta Latsitadanus itu, berasal dari para taruna Akademi Militer, Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL), Karbol Akademi Angkatan Udara (AAU), Taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol), calon praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), dan mahasiswa.


Peserta dari Akademi Militer sebanyak 239 orang, AAL sebanyak 105 orang, AAU sebanyak 109 orang, Akademi Kepolisian (Akpol) sebanyak 293 orang terdiri atas taruna sebanyak 244 orang dan taruni 45 orang.

Peserta dari unsur praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 200 orang, terdiri dari 150 orang praja laki-laki dan 50 orang praja wanita, dan mahasiswa sebanyak 162 orang, terdiri dari mahasiswa sebanyak 102 orang dan mahasiswi sebanyak 60 orang.

Selama kegiatan, para peserta Latsitardanus itu menginap di rumah penduduk dan fasilitas yang tersedia di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Utara.

Upacara penutupan Latsitardanus itu akan dilakukan pada 16 Desember 2012, dengan inspektur upacara Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.

Namun, peserta Latsitardanus beserta pengasuhnya masih akan menghadiri upacara penutupan Hari Nusantara 2012, yang dipusatkan di Lombok Timur, dengan inspektur upacara Presiden Susilo Bambang Yudhyono.

"Sore harinya, peserta Latsitardanus dan pengasuhnya bertolak dari Lombok menuju Surabaya hingga dilakukan pembubaran satuan tugas taruna Latsitardanus," ujarnya.

Peringatan Hari Nusantara jatuh setiap tanggal 13 Desember, dan mulai diperingati sejak 1999. Secara resmi Hari Nusantara telah ditetapkan Pemerintah melalui Keppres No. 126/2001.

Penetapkan tanggal Hari Nusantara merujuk pada pernyataan Perdana Menteri H Djuanda yang disampaikan pada tanggal 13 Desember 1957, pernyataan ini selanjutnya dikenal dengan nama Deklarasi Djuanda.

Dalam deklarasi tersebut, Indonesia berhasil menambah luas teritorial menjadi 12 mil dan Zone Economic Exclusive, yaitu bagian perairan internasional namun Indonesia mempunyai hak berdaulat untuk memanfaatkan sumber daya alam termasuk yang ada di dasar laut dan di bawahnya serta Landas Kontinen sejauh 300 mil.

Deklarasi Djuanda merupakan dasar bagi Indonesia menjadi Negara Kepulauan (archipelagic state) guna mewujudkan konsep Wawasan Nusantara NKRI.

Karenanya, peringatan Hari Nusantara harus menjadi spirit untuk mencegah disintegrasi bangsa dan menjaga serta membangun NKRI menjadi lebih baik.

Penyelenggaraan peringatan Hari Nusantara yang dilaksanakan setiap tahun, pelaksanaannya digilir dari daerah Indonesia Barat ke wilayah Indonesia Timur. Tahun ini di Lombok, NTB, dan acaranya disesuaikan dengan peringatan HUT ke-54 Pemprov NTB, 17 Desember 2012.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.