Presiden Azerbaijan: Semoga Allah Menyembuhkan Tentara Kami

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Aremnia dan Azerbaijan akhirnya sepakat untuk berdamai. Perang kedua negara yang telah berlangsung selama sebulan lebih di Nagorno-Karabakh (Artsakh) berakhir, setelah Presiden Rusia, Vladmir Putin, turun tangan untuk memediasi langsung proses perdamaian antar Armenia dan Azerbaijan.

Dalam berita VIVA Militer Selasa 10 November 2020, Armenia dan Azerbaijan kembali sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Ini adalah yang keempat kali kedua negara menyepakati gencatan senjata, sementara tiga perjanjian sebelumnya gagal menghentikan perang.

Campur tangan langsung Presiden Rusia, Vladimir Putin, diprediksi akan membuat upaya penyelesaian konflik kedua negara lebih efektif.

Di sisi lain, Rusia memastikan pengerahan hampir 2 ribu orang pasukannya. Tercatat ada 1.960 orang tentara Angkatan Bersenjata Federasi Rusia ke diterjunkan ke Nagorno-Karabakh. Dengan misi sebagai pasukan perdamaian, kehadiran tentara Rusia diyakini untuk memastikan komitmen kedua negara untuk berdamai.

Pasca penandatanganan perjanjian damai, Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, memberikan pernyataan bahwa negaranya adalah pemenang perang. Aliyev memastikan, pendudukan pasukan Angkatan Bersenjata Armenia di Nagorno-Karabakh selama hampir 30 tahun.

"Perang patriotik sudah berakhir. Azerbaijan telah memenangkan kemenangan gemilang dalam perang ini. Tanah kami telah dibebaskan dari pendudukan. Kami telah mengusir penjajah dari tanah kami," ucap Aliyev dikutip VIVA Militer dari Bernama.com.

Aliyev tahu persis bagaimana pengorbanan pasukan Angkatan Bersenjata Azerbaijan yang dikerahkan ke medan perang. Selama pertempuran berlangsung, ribuan tentara Azerbaijan tewas, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Untuk itu, Aliyev mengucapkan rasa terima kasih sebesarnya kepada seluruh pasukan yang dianggapnya telah ikhlas menjadi martir dalam perang.

"Saya datang untuk mengucapkan selamat kepada Anda secara pribadi atas kemenangan yang gemilang ini. Saya mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Anda dan rakyat Azerbaijan karena telah bertempur secara heroik dan berkontribusi luar biasa Anda untuk mengusir musuh dari tanah kita," kata Aliyev melanjutkan.

"Kami memenangkan perang ini dengan mengorbankan nyawa para martir kami. Keberanian prajurit kami dan kebijakan negara kami. Semoga Tuhan mengasihi semua martir kami. Semoga Tuhan mengirimkan kesembuhan pada semua prajurit dan perwira yang terluka," katanya.