Presiden bagikan bantuan sosial di Pasar Cicaheum setibanya di Bandung

Presiden Joko Widodo membagikan bantuan sosial di Pasar Cicaheum setibanya di Bandung, mengawali rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Barat, Minggu.

Tiba di Pasar Cicaheum sekitar pukul 9.21 WIB, Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyapa para pedagang dan menyerahkan bantuan sosial kepada penerima manfaat, termasuk bantuan modal kerja yang bisa dimanfaatkan untuk tambahan modal usaha.

Seturut keterangan resmi yang diterima di Jakarta, beberapa bantuan sosial yang diberikan berupa bantuan langsung tunai (BLT) untuk peserta Program Keluarga Harapan (PKH) serta bantuan modal kerja (BMK) untuk para pedagang pasar dan pedagang kaki lima.

Baca juga: Presiden bagikan bansos di Pasar Pucang Anom Surabaya

Baca juga: Presiden awali kunker Jatim bagikan bansos di Pasar Pucang Anom

"Pagi hari ini saya sama seperti di provinsi-provinsi yang lain, memberikan bantuan sembako kepada penerima manfaat PKH dan juga memberikan tambahan modal usaha, tambahan modal kerja, kepada pedagang di pasar, kepada pedagang kaki lima," kata Presiden kepada wartawan di sela rangkaian kunjungan di Pasar Cicaheum.

Presiden juga sempat meninjau kondisi Pasar Cicaheum yang sudah kurang baik. Mengenai hal tersebut, Presiden menyatakan pemerintah siap membantu revitalisasi apabila dibutuhkan.

Menurut Kepala Negara, hal itu perlu dijajaki lebih lanjut, sebab Pasar Cicaheum merupakan salah satu pasar tradisional yang kepemilikan lahannya berada di bawah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca juga: Presiden Jokowi bagikan bansos di Pasar Larangan Sidoarjo

"Tadi, saya menanyakan ke Pak Gubernur (Jawa Barat), Pak Wali Kota (Bandung) mengenai pasar ini, kalau memang perlu dibangun ya kita siap untuk membangun, tapi memang ini lahannya milik BUMD, sehingga kalau pemerintah bantu ke BUMD tadi. Tadi saya tawarkan bangun," ujarnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Pasar Cicaheum adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bandung Yana Mulyana.